10 Februari 2023

Mampir ke Hotel Bandara Syariah Lampung, Dekat Banget Bandara Radin Inten II

Halo!

Jalan-jalan saya kali ini cukup dekat dengan rumah. Sekali-kali menghadiri undangan seorang teman lama yang sekarang balik lagi ke Lampung untuk memimpin sebuah hotel. Pas banget sekalian bertemu teman lama dan mengulik seperti apa sih hotelnya?

Hotel Bandara Syariah Lampung
Hotel Bandara Syariah Lampung

Hotel Modern Dengan Konsep Syariah

Sesuai dengan namanya, Hotel Bandara Syariah dikelola sesuai syariah Islam. Jujurnya, dulu saya gak kepikiran sih ada hotel dengan konsep begini. Bagi saya, semua hotel ya sama, semua orang bisa masuk dengan bebas.

Tapi, pandangan saya berubah setelah tahu ada hotel yang mengusung standar Islam untuk pengunjungnya. Syariah disini meliputi pengunjung yang datang berpasangan haruslah sudah menikah dengan melampirkan bukti KTP atau buku nikah.

Jadi, jangan harap bisa masuk kalau kalian adalah pasangan yang belum halal, semisal belum menikah, atau sudah menikah tapi bawa orang lain. Naudzubillah ya.

Bukan hanya soal tamu berpasangan saja, tapi juga standar syariah lainnya seperti tidak memperkenankan membawa minuman keras, obat-obat terlarang, dan sebagainya. Tentu saja, di bagian restonya juga tidak menjual minuman beralkohol dan sejenisnya.

Nah, di bagian dapur, standar syariah yang digunakan mencakup bahan-bahan makanan dan bumbu yang baik dan halal. Wih, mantap kan?

Bicara soal makanan, saya diajak sarapan dulu nih sebelum keliling-keliling. Sarapan disini sudah siap dari pukul 06.00 pagi. Oh iya, sarapannya juga model all you can eat dan berganti-ganti menu setiap harinya. Ada berbagai macam makanan yang bisa dipilih. Mulai dari kue-kue, buah, beberapa macam minuman, sampai makanan berat seperti nasi atau bubur.

Breakfast Hotel Bandara Syariah
Breakfast Hotel Bandara Syariah

Waktu saya kesana, menu yang disajikan ada nasi goreng, set menu nasi putih, ketupat tahu, laksa, dan beberapa jenis kue. Saya paling suka dengan laksanya. Lontongnya lembut dan kuahnya gurih sedap!

Laksa
Mencicipi laksa dan ikan asam manis

Eh, ternyata gak hanya pengunjung hotel saja lho yang bisa sarapan disini. Orang umum juga bisa sarapan dengan seabrek menu mewah dengan merogoh kantong Rp 45.000,-/orang/nett. Dengan harga segitu, pengunjung sudah bisa sarapan sepuasnya sembari santai di tempat yang nyaman.

Dipikir-pikir, letak hotel ini juga strategis lho. Jarak dari hotel ke bandara tidak sampai 3 km dan dapat ditempuh hanya sekitar 5 menit berkendara. Pastinya, yang punya jadwal penerbangan paling pagi pun, gak akan buru-buru banget lah ya.

Disini juga ada jasa pengantaran dari hotel ke bandara dan sebaliknya dengan pemesanan terlebih dahulu di resepsionis. Bagi saya, hal begini adalah nilai lebih dari sebuah pelayanan. Bayangkan kalau seandainya mau kejar pesawat pagi tapi susah dapat kendaraan. Mau naik angkutan umum atau ojek online belum tentu cepat datang.

Baca juga : Terpaut Peca Poblo di Hotel Sofyan Cut Mutia

Intip Kamar dan Fasilitasnya, Yuk!

Saat tiba di hotel, saya disambut hangat oleh resepsionis yang ada di meja depan. Sayangnya, saya gak sempat foto sama si resepsionisnya, hehe. Lobi terasa luas dan lega dengan sentuhan segar dari akuarium dinding berisi ikan-ikan lucu.

Ada manajer area yang dengan ramah pula mengantarkan saya melihat kamar dan fasilitas lain yang ada di hotel ini.

Seperti hotel lain pada umumnya, Hotel Bandara Syariah tidak hanya memiliki satu tipe kamar saja. Ada tiga tipe kamar yang dapat dipilih pengunjung pada saat reservasi atau datang langsung pada saat check in.

Kamar Executive. Kamar ini merupakan tipe tertinggi di hotel ini. Fasilitas yang ada dalam kamar antara lain, AC, TV, telepon, kulkas mini, teko pemanas air, satu set teh dan kopi, air mineral botol gratis, amenities lengkap dan toiletries.

Kamar executive Hotel Bandara Syariah
Kamar Executive Hotel Bandara Syariah

Kamar Deluxe. Tipe kamar menengah yang ada di hotel ini. Dari segi rupa, kamar ini hampir sama dengan tipe Executive. Perbedaannya hanya pada salah satu kelengkapan yang ada di kamar, yaitu tidak ada kulkas mini. Bagi saya, sudah cukup sih kalau hanya menginap semalam atau dua malam di tipe kamar ini.

Kamar deluxe Hotel Bandara Syariah
Kamar Deluxe Hotel Bandara Syariah

Kamar Superior. Ini tipe kamar paling rendah diantara tipe kamar lainnya. Berbeda dengan dua tipe kamar sebelumnya, kamar Superior ini berada di gedung yang berbeda namun tetap dekat dengan gedung utama. Bentuk kamarnya lebih mirip seperti kamar kosan yang punya teras depan. Nyaman banget untuk duduk santai saat pagi atau sore hari sambil memandang ikan-ikan di kolam taman.

Kamar Superior Hotel Bandara Syariah
Kamar Superior Hotel Bandara Syariah

Taman hotel bandara syariah
Taman Hotel Bandara Syariah

Baca juga : Review OYO Syariah Alfurqon Palembang

Ada Ruang Pertemuan Juga

Saya melanjutkan tur sehari ini ke bagian lain lagi. Ada ruang pertemuan yang cantik dan elegan dengan karpet merah dan dinding bercat putih. Tempatnya berada persis di samping resto. Ada 2 ruang pertemuan yang disekat oleh tembok. Memang ruangannya gak terlalu besar ya, tapi cukup lah kalau untuk arisan atau acara kumpul-kumpul yang anggotanya gak terlalu banyak.

Layout meja dan kursi bisa dipesan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya teater, classroom, atau round table. Ruang pertemuan ini juga difasilitasi oleh sound system dan wifi gratis.

Meeting Room Hotel Bandara Syariah
Meeting Room Hotel Bandara Syariah

Waktu menunjukkan sekitar pukul 11.30 siang. Ternyata, di resto sudah tersedia makan siang yang menggugah selera. Duh, belum sampai mulut aja, itu hidangan berasa sudah sedep banget, haha.

Saya disuguhi beberapa menu seafood yang rupanya baru dilaunching awal bulan Februari ini. Waahh, suatu kehormatan deh untuk mencicipinya pertama kali sebelum dilepas ke para pengunjung.

Menu Hotel Bandara Syariah
Menu Hotel Bandara Syariah

Ada udang saus padang, udang saus mentega, cumi saus mentega, dan gurame fillet saus padang. Tau aja kalau saya penggemar makanan laut seperti ini. Semuanya enak dan bumbunya meresap sempurna. Saus padangnya lumayan pedas ya untuk ukuran saya, tapi seimbang dengan rasa manis dan sedikit asam segar. Saus menteganya bisa menawarkan rasa pedas dengan rasa manis, baik dari bumbunya maupun dari bahan utamanya.

Makan siang
Makan siang yang seperti mukbang

Untuk pencuci mulut, saya disuguhi Banana Fitler. Ini tuh pisang yang digoreng krispi dan ditaburi dengan keju dan coklat. Meleleh di mulut! Satu lagi ada Lumpia Sambal Bangkok. Tekstur renyah dari kulit lumpianya pas banget sama isian sayur dan daging ayam dan udang gurihnya. Sebagai penutup, ada jus buah naga yang menyegarkan.

Dessert
Dessert

Sstt, dua menu terakhir ini bisa pangunjung dapatkan gratis dengan menginap di kamar Deluxe dan Executive lho! Promonya hanya di bulan Februari ini aja, makanya langsung kesana aja ya!

Hotel Bandara Syariah Lampung
Jl. Raya Natar, Km. 21 Candimas, Natar Lampung Selatan
Tlp. 0721-7697000
Hotline. 0812-72320556

Bonus foto :

Teman Lama
Ketemu teman lama

Teman Lama
Lagi ngetawain apa coba?

20 Januari 2023

Sejarah 4 Kijang

Halo!

Masih penasaran gak ya sama tulisan yang akan saya posting di bawah label Hotel The Series? Hehe. Langsung kenalan aja yuk sama beberapa tokoh yang mungkin nanti akan ada dalam ceritanya. Ssstt, nama-nama tokoh akan disamarkan demi kenyamanan bersama ya walaupun mungkin tetap ada yang mengenalinya, hihi.

Sebut saja kami 4 kijang. Jadi, ada 4 perempuan baru yang bergabung waktu itu. Saya di bagian resepsionis, Arsi di bagian akunting, Ines di bagian house keeping, dan Rosa di bagian marketing. Jadi ada 2 orang di bagian operasional, dan 2 orang lagi di bagian office.

Dari awal, kami berempat ini seperti tidak terpisahkan meskipun ada beberapa hal yang sedikit berbeda. Misalnya, area kerja. Saya di bagian depan, Ines di bagian kamar, Arsi di back office, dan Rosa kebanyakan jalan dinas. Jam kerja juga sedikit berbeda, terutama hari libur. Bagian operasional tentu saja tidak mengenal tanggal merah. Libur harus bergantian dan diatur per shift. Sementara bagian office sudah tertata rapi sesuai jam kantor pada umumnya.

4 kijang hotel bandara
4 kijang (ini masih pada bocah, haha)

Tapi, setiap kali ada acara, kami berempat selalu bersatu. Mungkin karena kami anak baru ya, jadi harus saling membantu agar tidak terlihat kaku dan tentu saja mencari tempat mengadu ketika masing-masing pekerjaan kami belum terlihat setara dengan para senior, hehe.

Baca juga : Cerita Awal Masuk Hotel

Apalagi saya yang waktu itu belum punya pengalaman sama sekali di bidang perhotelan. Memang saya pernah bekerja sebagai front office di sebuah lembaga nirlaba, sama-sama bergerak di bidang jasa, sama-sama sebagai orang pertama yang ditemui setelah masuk pintu. Tapi tentu saja, pastilah ada perbedaan.

Benarlah, pertama kali istirahat bareng setelah bekerja setengah hari, kami saling bercerita. Saya bercerita tentang beberapa tamu, Ines tentang keadaan kamar, Arsi tentang berkas-berkas di back office, dan Rosa dengan rencana perjalanan dinas.

Dari 4 kijang ini juga, ternyata karakter kami berbeda-beda. Saya biasa aja, cenderung introvert dan pendiam kalau gak diajak bicara duluan. Tapi anehnya malah saya harus ditempatkan di bagian paling depan yang harus selalu menyapa ramah terlebih dahulu pada para staf dan tamu yang datang. Juga, kadang harus basa-basi sedikit agar suasana lebih cair.

Ines kebalikan dari saya. Dia extrovert, gampang tertawa, ramah pada siapa saja, dan punya banyak cerita yang bisa dibagi ketika bertemu dengan hampir semua orang. Bisa dipastikan kalau ada dia, suasana jadi ramai.

Arsi agak pendiam juga, tapi di kemudian hari, kami baru tahu kalau dia ternyata sangat bisa judes, hehe. Apalagi kerja di bagian akunting yang notabene mengurus keuangan, jadi mungkin memang harus begitu ya. Satu hal yang bisa diandalkan dari dia adalah kegesitannya menyelesaikan pekerjaan.

Nah, kalau Rosa ini agak berbeda dari kami bertiga. Dia paling jago pakai make-up dan paling kinclong tampilannya. Gak salah memang manajemen memilih dia untuk jadi salah satu tim marketing. Orangnya suka becanda dan kalau sudah tertawa, bisa membahana. Satu hal yang paling tidak saya sukai darinya adalah, dia pernah menakuti saya dengan video pocong dari ponselnya. Untung itu ponsel gak langsung saya lempar karena saking kagetnya.

Namanya anak baru, tentunya akan ada suka dan dukanya. Saya misalnya. Saya paling susah mencocokkan nama dengan wajah orang saat baru berkenalan, kecuali ada tanda khusus atau sesuatu yang membuat saya terkesan di awal pertemuan.

Sementara teman-teman baru yang seangkatan dengan saya sudah lancar menyebutkan nama dan karyawan lama, saya masih berkutat dengan panggilan si ini atau si itu. Misalnya, ‘bapak tukang kebun’, atau ‘yang kurus tinggi di dapur’, atau ‘yang agak gundul itu lho’ dan lain-lain. Walaupun kami sama-sama pakai name-tag, tapi adakalanya saya dan mereka tidak selalu bekerja di waktu yang bersamaan karena beda shift. Jadi ya begitulah. Saya terima aja pas ada yang ngetawain saya belum hafal nama-nama orang disini.

Nah, untuk penyebutan 4 kijang, ini berawal dari manajer hotel kami. Jadi, masing-masing bagian kami dilengkapi dengan HT (handy talkie) untuk kemudahan dan keefisienan berkomunikasi antar bagian. Karena manajer kami termasuk orang yang gak kaku-kaku amat sama para pekerja, jadi kadang becanda kalau memanggil lewat HT itu. Kijang 1 untuk Rosa, Kijang 2 untuk saya, dan seterusnya. Mungkin dia terinspirasi dari para ajudan para petinggi ya, haha.

Untuk tokoh lainnya, sepertinya gak usah terlalu detail lah. Saya khawatir mereka gak mau disebutkan dalam tulisan seri ini. Mengalir aja lah ya.

Baca juga : Balada Pena Front Office

17 Januari 2023

Review Npure Marigold Series, Jatuh Cinta Sama Moisturizernya!

Halo!

Setelah berhasil menyamarkan noda hitam di wajah dengan Npure Cica Darkspot, kali ini saya mau review produk lainnya juga. Masih keluaran Npure juga, tapi dengan bahan dan fungsi yang berbeda. Oh iya, kalau saya lihat, Npure ini mengeluarkan produknya per seri gitu ya.

Misal skincare untuk perawatan kulit sensitif, untuk kulit berjerawat, dan untuk anti-aging. Jadi kita bisa pilih sesuai dengan kebutuhan dan tipe kulit. Nah, yang saya coba ini adalah beberapa produk dari Marigold Series yang secara garis besarnya adalah anti-aging. Sadar diri sih umur sudah diatas kepala tiga, haha.

NPure Marigold Series
NPure Marigold Series

Produk yang saya coba ini terdiri dari phisical exfoliator, chemical exfoliator toner, dan moisturizer.

1. Npure Marigold Deep-Cleanse Facial Wash

Produk pertama yang saya coba adalah pembersih wajahnya. Npure Marigold Deep-Cleanse Facial Wash ini merupakan phisical exfoliator yang nyaman banget menurut saya. Kalau biasanya, phisical exfo itu cenderung kasar karena berbahan scrub atau micro buds, membuat kulit kering, dan kurang cocok untuk kulit sensitif, tapi yang ini lembut banget.

Npure Marigold Deep Cleanse Facial Wash
Npure Marigold Deep Cleanse Facial Wash

Berbentuk cair dengan warna kekuningan, pembersih wajah yang satu ini langsung berubah menjadi busa lembut ketika dikeluarkan dari botolnya melalui pump yang menempel langsung di tutupnya. Diklaim bisa membersihkan kulit dari polusi debu dan kotoran dan menjadikan kulit tampak segar.

Kandungan utama :

Calendula Officinalis (Marigold) Flower Extract, 8X Essential Vitamins (Vitamin C, B3, B5, B6, B7, B12, E, F), 5X Peptides (Palmitoyl Tripeptide-5, Palmitoyl Tripeptide-1, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Copper Tripeptide-1, Acetyl Hexapeptide-8), Adenosine, Gold, Allantoin dan Mild Surfactant.

Dari segi kemasan, Marigold Facial Wash ini dikemas dengan botol plastik transparan yang dilengkapi dengan brush silicon lembut pada tutup pump-nya. Jadi kalau mau pakai tinggal tekan dan busa akan keluar dari sela-sela silicon.

Npure Marigold Deep Cleanse Facial Wash
Busa lembut dari silicon brush

Secara pribadi, saya suka teksturnya. Walaupun berbusa banyak, tapi tetap lembut di wajah dan gak bikin kering atau ada efek ketarik setelah pemakaian. Aromanya juga sama sekali gak menyengat karena diklaim bebas parfum, jadi wangi alami. Saya pakai facial foam ini 2 kali sehari, pagi dan sore hari.

Untuk silicon brush-nya, ini halus banget ya. Pakainya juga tinggal putar-putar di wajah seperti memijit. Saya pakai 1-2 kali seminggu dan efeknya kulit wajah terasa lebih halus dan lembut. Kalau kamu sedang mencari produk untuk phisical exfoliation, sepertinya perlu cobain ini deh.

Produk ini sudah mengantongi izin BPOM, halal, teruji secara dermatologi, SLS-Free, Paraben-Free, EU Allergen-free. Silicone-free, dan yang paling penting adalah aman bagi ibu hamil dan menyusui.

2. Npure Marigold Clearing Petal Toner

Produk selanjutnya adalah Npure Marigold Clearing Petal Toner. Ini termasuk chemical exfoliator ya, jadi saya pakainya juga gak sering-sering. Cukup sekali sehari, bisa pagi atau sore hari saja.

Sebagai chemical exfoliator, toner ini mengandung bahan alami untuk mengangkat sel-sel kulit mati dari dalam. Terdiri dari Papain yang merupakan enzim alami dan lactic acid yang membantu proses regenerasi kulit. Selain itu, toner ini juga diperkaya dengan 8x essential vitamin dan 5x peptides untuk menutrisi kulit, mencegah penuaan dini dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Npure Marigold Clearing Petal Toner
Npure Marigold Clearing Petal Toner (Tengah)

Kandungan utama :

Calendula Officinalis (Marigold) Flower Extract, 8X Essential Vitamins (Vit. A, Vit. B3, Vit. B5, Vit. B6, Vit. B7, Vit. B9, Vit. C, Vit. E), 5X Peptides (sh-Polypeptide-9, sh-Polypeptide-11, sh-Oligopeptide-1, sh-Oligopeptide-2 , sh-Polypeptide-1), Papain, Lactic Acid, NMF (Natural Moisturizing Factor).

Cara pakainya cukup mudah. Saya biasanya menuangkan beberapa tetes toner ke kapas dan mengusapkannya ke wajah. Kadang juga saya langsung tuang ke telapak tangan dan tepuk-tepuk lembut ke wajah.

Beberapa hal yang saya sukai dari toner ini adalah aromanya. Wanginya lembut banget dan segar. Sama sekali gak menyengat dan jadi nyaman. Selain itu, kemasannya juga pakai botol kaca tebal transparan berwarna keemasan. Kesannya jadi mewah dan kita bisa lihat ada kelopak-kelopak bunga marogold di dalamnya. Cuma ya, kudu hati-hati sih taruh toner ini, kalau jatuh sudah pasti pecah berantakan.

Satu yang saya kurang nyaman adalah adanya sedikit rasa lengket setelah pemakaian. Mau diusap dengan kapas atau pakai langsung dari telapak tangan, ada sensasi sedikit lengket di kulit saya. Entah apakah ini hanya berlaku di kulit saya atau di pengguna lain pun seperti itu. Tapi secara keseluruhan, saya suka toner ini.

Npure Marigold Clearing Petal Toner
Cairan bening dari tonernya

Produk ini juga sudah mengantongi izin BPOM, Dermatologically Tested, Alcohol-free, Paraben-free, EU Allergen-free, SLS-free, Minimal Ingredients, Silicone-free. Tapi, khusus toner ini tidak disarankan dipakai oleh ibu hamil dan menyusui ya, karena mengandung turunan vitamin A.

Baca juga : Review Npure Cica Dark Spot

3. Npure Marigold Memory Bounce Moisturizer

Produk ketiga yang saya coba adalah NPure Marigold Memory Bounce Moisturizer. Ini merupakan pelembab yang teksturnya menurut saya unik banget. Bentuknya persis puding susu yang kenyal-kenyal gitu. Berwarna putih keruh dan uniknya lagi, krim ini akan selalu kembali ke bentuk semula. Jadi, gak ada lagi drama belepotan di pinggiran jar-nya setelah kita ambil krimnya.

Npure Marigold Memory Bounce Moisturizer
Npure Marigold Memory Bounce Moisturizer

Kandungan utama :

Calendula Officinalis (Marigold) Flower Extract, 8X Essential Vitamins (Vitamin C, B3, B5, B6, B7, B12, E, F), 5X Peptides (Palmitoyl Tripeptide-5, Palmitoyl Tripeptide-1, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Copper Tripeptide-1, Acetyl Hexapeptide-8), Gamma-Aminobutyric Acid (GABA) / Natural Anti-Aging Factor.

Diklaim dapat menutrisi, menjaga elastisitas kulit, membuat kulit lembab dan halus serta mencerahkan wajah, saya rasa memang benar ya. Selama saya rutin pakai pelembab ini, kulit jadi terasa lebih halus dan lembut.

Cara pakainya juga gampang dan seperti pada umumnya. Ambil krim dengan spatula secukupnya dan oleskan secara merata pada kulit wajah dan leher. Pelembab ini aman dan bisa digunakan setiap hari pada pagi dan sore hari.

Hampir sama dengan toner sebelumnya, setelah pakai pelembab ini juga ada sedikit rasa agak lengket di kulit wajah, tapi tidak ebrlangsung lama karena krim ini cepat meresap. Untuk aroma, tidak wangi seperti toner dan facial wash-nya, tetapi lebih ke aroma creamy seperti tekstrunya, mirip aroma puding susu.

Seperti kedua produk sebelumnya, pelembab ini juga sudah terjamin BPOM, Halal, Dermatologically Tested, Fragrance-Free, Paraben-Free, SLS-Free, Alcohol-Free, EU Allergen-Free, dan minimal ingredient. Satu lagi, aman dipakai oleh ibu hamil dan menyusui.

Oke, itu dia tiga produk Marigold Series dari NPure yang saya coba dan sampai sekarang masih saya pakai. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga : Base Skincare; Personalized Skincare For You