30 Mei 2012

Flanel... (Edisi Pamer) :)

Whallaaaa... sudah lama gak ngeblog, sekali ngeblog, mau posting banyak kerajinan tangan. Lagi suka banget sama pernak pernik dari kain flanel, secara, bahan ini murah meriah. Hasil lirik sana-sini untuk desain-desain, akhirnya aku bisa buat macem-macem. Walaupun baru jadi sedikit, lumayan lah, puas karena akhirnya bisa. 

Langsung deh monggo diliat :) oh iya, terimakasih banyak untuk teman-teman baik yang di dunia maya maupun dunia nyata yang sudah menginspirasiku (terutama rela hasil karyanya kucontek, hehe).



Ini mawar-mawar hasil budidayaku di kamar, hehe. Awalnya memang agak sulit dan ribet untuk buat sekuntum mawar, tapi hasil berguru pada banyak tempat, akhirnya aku bisa juga. Mawar ini bisa diaplikasikan untuk gantungan hape, kotak tissu, bros, dll.
All Roses
Ini mawar-mawar hasil budidayaku di kamar, hehe. Awalnya memang agak sulit dan ribet untuk buat sekuntum mawar, tapi hasil berguru pada banyak tempat, akhirnya aku bisa juga. Mawar ini bisa diaplikasikan untuk gantungan hape, kotak tissu, bros, dll. 


Ini bros huruf yang sengaja aku buat satu warna yang paling kusukai, hehe.. dengan aksen bunga kecil di ujung-ujung huruf, kupikir ini bisa menambah imut bros yang berukuran kecil ini :D
Ini kotak tissu yang pernah kupajang di postingan sebelumnya. Hasil karya pertama kali, makanya agak kacau hehe..














 



Kotak tissu kedua ku yang berhasil kubuat dengan sepenuh hati (karena ada yang pesan, wkwkwk..). Masih dengan tipe sederhana namun elegan (hweekk). Bunga mataharinya bikin aku semangat!

Kotak tissu ke tiga yang berhasil ku persembahkan untuk para penggemar warna pink! :D Entah kenapa, modelnya masih sederhana menurut kebanyakan orang. Katanya masih kurang rame. Hm... besok aku buat yang agak rame ya, dan janji ku posting disini (bilang aja mau pamer lagi, hwehehehe).


Nah, ini bros yang aku kasih tema "Florist Love" :) dengan bunga mungil di sudut atas, bagiku buat bros ini akin cantik (narsis banget!!).


Bros bunga bulat yang aku kasih nama "Kembang Ayu" ini hasil lirik punya orang, cuma aku modif sedikit di tengah.



Bingung mau kasih nama apa untuk bros bunga ini. Ini bunga paling mudah yang pernah kubuat. Cukup gunting pola bulet trus digunting jadi empat, tambahin satu helai lagi dengan bentuk potongan dari bulat ini, jahit jadi satu pake kerutan (bingung ya dengan penjelasanku? hhehe).

Dan terakhir... sebagai penutup hidangan, kusajikan sepiring campuran buah yang terdiri dari potongan pisang, ceri merah, jeruk baby,  dan strawberi. Sajiannya memang agak kacau dengan di bawahnya ada ladybug yang ngerubungin bunga matahari.



04 Mei 2012

Tempat Tissu Flanel :D

Tarrraaaa.... lama gak blogging ya? secara entah kenapa tiba-tiba bumi terlalu cepat berputar hingga rasanya aku selalu kehabisan waktu dan akhirnya gak sempat-sempat untuk nulis. Masih tetap eksis di rumah, aku menyibukkan diri dengan mainan flanel-flanelku  :) sebenarnya ada lagi sih mainan baru, yaitu manik-manik yang bisa dibikin bros (aku sudah berhasil buat beberapa bros dari manik-manik dan ternyata laku dijual; berkat rayuan ibu ke temen-tmennya, hehehe).

Sudah ada beberapa bunga mawar yang cantik-cantik (kePDan!), aku iseng-iseng buat kotak tisu. Dan ternyata... jadi, sodara-sodara! :D yah, walaupun masih dalam tahap percobaan, tapi hasilnya tetap rapi dan cantik kok. Sempet bingung juga sih sebenernya mau dikasih hiasan apa. Jadi, mawar-mawar imutku yang belum dikasih gantungan hape, aku comot aja dari tempat persembunyiannya dan aku jahit sebagai toping tempat tisu.



Dan, inilah hasilnya...





11 April 2012

Narasi Rindu : Seli


: seli


Hujan lagi. Apakah peri-peri yang terbang bersama rintik hujan itu tak melihat ada hujan yang lebih gerimis di hatiku? Mengapa mereka tak mengalah saja dan membiarkan ruang hatiku terbanjiri oleh berliter-liter air mata yang jatuh.

Disini, ingin sekali mengatakan aku merindu. Sangat. Sungguh. Dengan segala rasa yang mungkin belum pernah terlahir sebagai ucapan atau untaian kata dalam berlembar-lembar kertas puisi. Begitu sendu. Seperti mendung.

Gigil yang perlahan meresapi setiap kali desahan nafas berlalu. Beginikah rasanya terkepung oleh kerinduan yang pekat? Ini rindu makin kelabu saja. Entah akan terpecah seperti arakan awan tempat bernaung peri-peri hujan, ataukah makin menggumpalkan hitam mendung hingga jadi jelaga.

Palembang, 21 Maret 2011



# ini puisi dibuat satu tahun lalu, pas buka-buka file ketemu ini, posting aja :D
sekedar informasi, puisi ini juga pernah dimuat di Horison Online lho, hehe  (http://horisononline.or.id/puisi/narasi-rindu) gak penting ya promosi ini, wkwkwk

Baca juga : Kenangan