26 November 2020

Terbius Aroma Karsa ke Dunia Lain

Judul                                    : Aroma Karsa

Penulis                                 : Dee Lestari

Jumlah Halaman                  : 710 halaman

Penerbit                                : Bentang Pustaka

Tahun terbit                          : Maret 2018

 

Dari beberapa buku Dee Lestari yang pernah saya baca, Dee Lestari memang banyak bereksplorasi pada setting tempat dan waktu yang mendetail dan kadang tidak biasa. Di seri novel Supernova misalnya, dia berhasil membuat saya bisa membayangkan bagaimana rasanya menyeberangi hutan antar negara dari perbatasan Indonesia menuju Thailand. Saya juga jadi ikut membayangkan bagaimana rasanya berhalusinasi hebat hanya karena sebuah jamur.

Aroma Karsa Dee Lestari
Aroma Karsa karya Dee Lestari

Begitu pula dengan Aroma Karsa, sebuah novel terbitan awal tahun 2018 lalu. Sebelum diterbitkan dalam bentuk buku fisik, novel ini awalnya dirilis dalam versi digital dan ditayangkan per episode di sebuah situs membaca online. Waktu itu, saya hanya mengikuti beberapa cuplikannya saja, karena rasanya greget kalau harus menunggu tiap episodenya.

Novel ini bercerita tentang pencarian Puspa Karsa. Tanaman yang dalam benak Raras Prayagung tak lebih dari sebuah dongeng yang diceritakan neneknya, namun ternyata adalah tanaman sungguhan yang tersembunyi di tempat rahasia. Konon, Puspa Karsa adalah tanaman yang memiliki keistimewaan. Ia memiliki kisah tersendiri yang tidak disebutkan dalam manuskrip manapun dan ia mampu mengendalikan kehendak dan mengubah nasib seseorang. Sayangnya, tidak semua orang dapat menemukan tanaman ini.

Raras yang terobsesi sejak neneknya meninggalkan wasiat itu, terus berusaha untuk menemukan Puspa Karsa. Dimulai dengan pencarian manuskrip kuno, penjelajahan berbagai tempat untuk menemukan lokasi tanaman ini berada, hingga suatu saat bertemulah ia dengan Jati Wesi.

Jati Wesi, seorang lelaki yang hidup di TPA Bantar Gebang memiliki penciuman luar biasa. Ia bisa membaui berbagai aroma secara detail yang orang lain tidak mampu mengendusnya. Raras yang melihat peluang itu, segera mempekerjakan Jati di perusahaannya. Namun siapa sangka, Jati rupanya tidak hanya masuk sebagai pegawai biasa saja.

Di lingkungan perusahaan, Jati Wesi bertemu dengan Tanaya Suma, anak semata wayang Raras yang memiliki kemampuan penciuman yang sama. Seiring waktu, Jati Wesi mulai mengetahui kisah hidup sesungguhnya dari dirinya, dari mana ia berasal dan kisah masa lalu yang selama ini tersembunyi darinya.

Aroma Karsa Dee Lestari
Aroma Karsa


Kalau ditanya apa saja keunggulan novel yang satu ini, saya gak bisa jawab secara pasti. Sebab, bagi saya buku ini sudah lebih dari bagus. Dari setting tempat yang bisa membuat saya merasa ikut menjelajahi hutan sampai ke dunia lain, karakter tokoh yang kuat dan konsisten, serta dialog dan narasi yang mengalir tanpa ada kebosanan untuk pembaca.

Aroma Karsa mengambil setting tempat yang dalam bayangan saya seperti dua dunia berbeda. Dunia nyata tempat sekarang saya tinggali dan dunia lain tempat para makhluk setengah dewa, setengah manusia, setengah jadi-jadian, tinggal dan membuat kampungnya sendiri.

Baca juga : Sirkus Pohon, Resensi Novel Andrea Hirata

Hampir tidak ada kekurangan yang saya lihat sepanjang membaca novel ini. Hanya satu kekurangannya, belum difilmkan saja, hehe. Tapi kalau memang ini mau diangkat jadi film, saya sangat berharap pemeran dan adegannya bisa pas dan seseru pengalaman membaca saya (saya teringat film Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh yang diambil dari bukunya Dee Lestari juga, itu saya merasa kurang pas banget).

Kalau kamu suka membaca cerita petualangan yang berbeda dari biasanya, saya rekomendasikan novel ini untuk kamu. Dari halaman pertama saja, saya sudah penasaran dan serasa gak bisa berhenti untuk terus membaca.

Terakhir, satu hal yang bisa saya simpulkan setelah membaca novel ini adalah, bahwa obsesi pada suatu hal bisa menjadi keserakahan yang tak terkendali untuk kemudian mengubah takdir menjadi jauh lebih buruk.

24 November 2020

5 Channel Youtube Bagi Penyuka Musik Cover

Bagi yang suka bernyanyi dan punya suara bagus, meng-cover lagu biasanya jadi sarana hiburan untuk mengekspresikan perasaan. Apalagi jaman sekarang, banyak sekali aplikasi karaoke dan rekam lagu yang bisa dipakai kemudian langsung bisa diupload di media sosial.

Channel Youtube Musik Cover
Channel Youtube Musik Cover

Menariknya lagi, bagi sebagian orang, meng-cover lagu tidak hanya sebatas nyanyi dengan sama persis seperti penyanyi aslinya. Banyak dari mereka yang melakukan improvisasi sesuai dengan keahlian dan minatnya.

Rupanya penyanyi cover semacam ini banyak juga lho peminatnya. Saya sendiri pun suka dengar lagu yang sudah dicover dengan berbagai versi. Kalau kamu juga peminat versi musik yang seperti ini, saya ada beberapa channel youtube yang boleh dikunjungi karena mereka mengcover beberapa lagu dengan versi mereka masing-masing.

1. Aviwkila

Mendengar nama Aviwkila, mungkin telinga kamu sudah terbiasa ya. Suaranya memang punya karakter tersendiri. Lembut, manja, dan merdu. Tiga paduan yang kalau dengar cover lagu darinya bisa membuai telinga dan jadi pengen ikutan nyanyi juga. Cover lagu dari aviwkila diaransemen ulang dengan gaya gitar akustik. Serasi banget dengan pasangannya.

Channel Youtube Musik Cover
Channel Aviwkila

Beberapa bulan lalu, Aviwkila juga sudah mengeluarkan lagu original dari mereka sendiri. Mantap! Bagi kamu yang belum pernah mampir ke channel youtubenya, bisa langsung deh ke TKP dan nikmati lagu-lagunya.

2. Idol Project

Kalau yang satu ini, sepertinya hanya meng-cover lagu-lagunya JKT48 dengan aransemen yang dirubah total. Idol Project memiliki beberapa vokalis dan pemain musik lain yang menghasilkan cover lagu sangat apik. Karena mungkin beberapa musik JKT48 kadang suka tidak easy listening sama telinga orang Indonesia, maka aransemen dari Idol Project mampu menyihirnya jadi lebih familier.

Channel Youtube Musik Cover
Channel Idol Project

Bukan hanya meng-cover lagu dengan aransemen sendiri, Idol Project juga membuat MV-nya sendiri. Juara banget lah kalau untuk saya. Beberapa lagu JKT48 yang pernah dicover oleh mereka adalah Musim Yang Selanjutnya, Rapsodi, Kamulah Yang Memberitahu Aku, dan yang terbaru adalah Bersepeda Berdua.

3. Sisca Saras

Perempuan muda ini memang salah satu member dari JKT48 dari generasi ke tiga. Tapi di channel youtube pribadinya, ia banyak mengcover lagu-lagu milik penyanyi lain dengan suara yang tidak kalah dengan penyanyi aslinya. Memang, Sisca adalah salah satu member dengan bakat bernyanyi yang sangat terolah. Suaranya bisa mencapai nada tinggi dan tetap halus.

Channel Youtube Musik Cover
Channel Sisca Saras

Tidak heran kalau setiap tampil solo di teater JKT48 atau media lain membawakan satu unit song, ia bisa mempesona banyak orang. Beberapa lagu populer yang pernah ia cover adalah I Love You 3000, Bahasa Kalbu, I Love You So Much, dan Adu Rayu. Baru-baru ini, ia mengaransemen ulang lagu JKT48 Mushi no Ballad (Balada Serangga), lagu yang memang sudah melekat dengan namanya sejak ia membawakan unit song ini di teater JKT48.

4. Luciana Zogbi

Saya jatuh cinta pada suara Luciana Zogbi pertama kali waktu saya cari lagunya John Legend, All of Me. Ketemu cover lagu ini dengan suara perempuan yang enak banget di telinga. Perempuan dari Brazil yang berparas eksotik ini mampu meng-cover berbagai lagu yang bahkan menurut saya bisa lebih bagus dari penyanyi aslinya, hehe.

Channel Youtube Musik Cover
Channel Luciana Zogbi

Tidak hanya mengcover lagu dari musisi ternama, ia juga sudah memiliki beberapa lagu sendiri yang diunggah di channel youtubenya.

5. Emma Heester

Satu lagi perempuan luar negeri yang saya suka karena cover lagu-lagunya. Emma Heester. Perempuan asal Belanda ini punya suara khas yang menurut saya lebih seperti pengisi suara di film-film disney. Ia memulai debut cover di channel youtubenya dengan lagu Sugar milik Maaron 5 di tahun 2015 hingga kini jumlah subscribernya mencapai hampir 3 juta.

Channel Youtube Musik Cover
Channel Emma Heester

Selain suaranya yang khas, ia juga mendapat apresiasi luar biasa dari warganet di Indonesia. Pasalnya, beberapa kali Emma Heester mengcover lagu dari Indonesia yang dialih bahasakan ke Bahasa Inggris. Saya jadi heran, darimana ia bisa dapatkan lagu-lagu Indonesia itu ya? Beberapa lagu Indonesia yang pernah ia cover adalah I Love You 3000, Hanya Rindu, dan Lathi.

Baca juga : Butuh Ide Masak? Lihat 3 Channel Youtube Ini

Itu dia 5 channel youtube yang sering saya tonton setiap kali mereka mengcover lagu baru. Sebenarnya ada beberapa channel lain yang pernah mengcover lagu, tetapi entah kenapa sudah beberapa lama tidak mengcover lagu. Seperti Gita Sav dan Paul yang merupakan pasangan serasi dengan suara yang lembut tapi powerfull. 

Kalau kamu, suka lihat channel apa di youtube?

22 November 2020

Sirkus Pohon - Resensi Novel Andrea Hirata

Judul                     : Sirkus Pohon

Penulis                  : Andrea Hirata

Tahun terbit           : 2017

Penerbit                 : Bentang

Hal                         : xiv + 410 halaman

 

Sirkus Pohon Andrea Hirata

Apa yang menarik dari buku-bukunya Andrea Hirata? Banyak! Ide cerita, alur, pesan moral, latar, sampai penokohannya. Bagi saya, kesemuanya itu punya daya tarik tersendiri. Seperti saya ada di dunia luar yang baru saya tahu. Beberapa bukunya sudah khatam saya baca dan ada beberapa yang saya resensi disini. Kali ini saya ingin sedikit bercerita setelah saya khatam baca salah satu bukunya.

Sirkus Pohon. Termasuk buku agak lama sih ini, sudah tiga tahun sejak terbitan pertama. Tapi saya baru kesampaian bacanya sekarang.

Oke, saya mulai dari sampul bukunya. Dikemas dengan softcover berwarna putih dan hitam dengan judul besar Sirkus Pohon. Gambarnya mewakili judul dengan ornamen sirkus kebanyakan dan jenis font khas sirkus masa lalu. Saya seperti kembali pada zaman sekolah dasar dimana pertunjukan sirkus masih sesekali menghiasi layar kaca.

Masuk ke cerita, saya tiba-tiba disuguhkan dengan kekesalan si tokoh utama pada sebuah pohon delima. Ia membandingkan delima malang dengan pohon-pohon lain yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Alih-alih saya diperkenalkan dengan si tokoh, malah saya terlebih dahulu diperkenalkan dengan si pohon yang di sepanjang cerita nanti seperti tokoh yang tidak bisa dihilangkan keberadaannya.

Baiklah kawan, kuceritakan kepadamu soal pertempuranku melawan pohon delima di pekarangan rumahku dan bagaimana akhirnya pohon itu membuatku kena sel, lalu wajib lapor setiap Senin di Polsek Belantik.

Benci nian aku pada delima itu. Lihatlah pohon kampungan itu, ia macam kena kutuk. Pokoknya berbongkol-bongkol, dahan-dahannya murung, ranting-rantingnya canggung, kulit kayunya keriput, daun-daunnya kusut. Malam Jumat, burung berkelong-kelong berkaok-kaok di puncaknya, memanggil-manggil malaikat maut. Tak berani aku dekat-dekat delima itu karena aku tahu pohon itu didiami hanntu.

Tapi dari cara penceritaan si pohon delima inilah saya dapat gambaran tentang si tokoh utamanya. Namanya Sobri. Seorang lelaki dewasa yang nasibnya 11-12 dengan si pohon delima. Karena pertemanan masa kecilnya dengan Taripol, ia tak berhasil lulus SMP. Itu juga yang membuatnya belum juga mendapat pekerjaan tetap.

Sirkus Pohon Andrea Hirata

Bercerita tentang perjalanan kehidupan seorang Sobri yang sederhana, baik penampilan dan jalan pikirannya. Selalu berusaha mendapat pekerjaan tetap untuk bisa menikahi perempuan idamannya. Kala Sobri berhasil mendapat pekerjaan yang membuatnya bangga dan bersiap menuju hari bahagia dengan perempuan idamannya itu, dari situlah cerita pohon delima dimulai.

Baca juga : Belajar Naif dari Orang-Orang Biasa Andrea Hirata

Bermula dari kekesalan Sobri, ia membuang sekeranjang buah delima ke halaman rumahnya. Biji-biji buah delima yang kuat telah berkonspirasi dengan alam semesta untuk membuatnya tumbuh subuh menjadi pohon besar dan tak pantang mati. Banyak hal terjadi dan orang pintar di kampungnya mempercayai pohon delima itu keramat.

Saking keramatnya, pada pemilihan kepala desa, beberapa calon kepala desa berebut memasang foto dirinya di batang pohon delima. Berharap akan menang karena karomahnya.

Di sisi lain, satu alur cerita dari tokoh yang berbeda disuguhkan dengan cara yang berbeda pula. Menampilkan tokoh Tegar dan Tara, dua anak kecil kelas 5 SD yang sama-sama hidup di tengah perceraian kedua orang tuanya. Pertemuan kali pertama mereka seperti pertemuan cinta pertama yang terputus kisahnya.

Sama-sama tak bertanya nama, alamat, atau keterangan apapun. Lalu hilang begitu saja dan meninggalkan kenangan manis pada keduanya. Seperti drama yang tak berkesudahan, pertemuan demi pertemuan yang nyaris tertambat harus berakhir denga nihil. Aslinya, saya gregetan dengan Andrea Hirata ini. Kenapa sih dua tokoh ini harus selalu saling bersimpangan padahal sudah hampir bertemu kembali?

Sebenarnya, cerita di buku ini sangat sederhana dan dibawakan oleh tokoh-tokoh yang juga sederhana. Saya seperti membaca dua cerita berbeda namun pada akhirnya bertemu di satu titik yang sama, yang keduanya bisa disatukan dengan apik dan menarik. Ibaratnya, saya menenun pada satu ujung benang, lalu mulai menenun lagi dengan ujung benang yang lain sampai akhirnya saya tahu bahwa kedua ujung benang itu bukanlah benang yang berbeda.

Andrea Hirata mampu menyihir saya untuk terus membaca hingga tuntas. Akhir ceritanya ia buat dengan plot twist yang benar-benar diluar dugaan saya. Bagaimana nasib Sobri dan perempuan idamannya itu, apakah Tara dan Tegar akhirnya bisa bertemu, dan siapa sebenarnya Taripol yang amat Sobri benci tapi terkadang ia sayangi itu?

Ringan, tapi mengasyikkan membacanya. Penasaran?

Baca juga : Resensi Buku Explore, Enjoy, Repeat

20 November 2020

#Kami Bersama JKT48

Saya bukan fans fanatik JKT48, tapi ketika beberapa hari lalu ada pengumuman grup idola ini terancam bubar, saya seperti tidak rela begitu saja. Karena bagi saya, JKT48 adalah semangat saya, mood booster kala sedang kelabu, dan pelampiasan berbagai perasaan.

Album terbaru JKT48

Saya Gak Tahu Apa-Apa

Sebagian orang yang bilang lirik lagu mereka banyak yang gak nyambung, asing, dan kekanak-kanakan, kemungkinan besar hanya tahu beberapa lagu saja yang notabene hanya sekilas saja. Wajar. Saya juga begitu kok dulu.

Pertama kali dengar salah satu lagunya sekitar tahun 2013 silam. Hampir setelah 2 tahun grup ini terbentuk. Judulnya Heavy Rotation. Tapi benar, lagu itu bisa bikin semangat kala menjalani hari-hari yang lesu. Nadanya yang nge-beat auto bikin pengen lompat-lompat. Beberapa lagu berikutnya juga jadi lagu legendaris sampai sekarang. Karena Kusuka Dirimu dan Baby, Baby, Baby. Saking legendarisnya ketiga lagu itu, hampir semua orang kalau ditanya lagu JKT48, jawabannya rata-rata ya itu.

Jujur saya juga gak begitu mengikuti perkembangan grup yang anggotanya perempuan semua itu. Saya hanya tahu sebatas lagu mereka, dan beberapa anggotanya. Ya gimana mau hafal kalau anggotanya seabrek-abrek? Bahkan waktu itu belum pernah ada anggota girl band atau grup musik sebanyak anggota JKT48.

Heavy Rotation-JKT48

Saya juga gak tahu bagaimana pembagian tugas saat ada undangan tampil di suatu tempat. apakah dipilih secara acak, atau berdasarkan nomor urut, atau bagaimana. Saya juga gak tahu kalau mereka sudah mengeluarkan berapa album sampai tahun-tahun berikutnya. Iya, saya gak tahu apa-apa soal mereka. Saya hanya menikmati lagu-lagunya.

Sampai beberapa tahun lalu, saya mulai tahu beberapa hal dari mereka. Itupun sebatas yang terlihat dan tidak sampai benar-benar paham. Saya baru tahu kalau selama ini anggotanya sudah berganti-ganti karena ada yang graduate, resign, dan beberapa yang dikeluarkan. Terhitung, sampai tahun ini sudah masuk hingga generasi ke 10. Wow! Bisa dihitung berapa banyak anggotanya kalau dikumpulkan semuanya?

Saya baru tahu ada pemilihan peringkat member berdasarkan suara fans. Belakangan saya tahu namanya SSK, singkatan dari Senbatsu Susenkyo. Pemilihan member untuk menentukan siapa-siapa saja yang berhak membawakan single terbaru. Pemilihan ini begitu berarti, baik bagi member itu sendiri maupun bagi fans.

Saya baru tahu mereka punya teater sendiri untuk tampil dan itu dikunjungi ratusan fansnya setiap kali tampil. Gak heran kalau slogan mereka adalah tumbuh dan berkembang bersama fans. Saya pikir baru merekalah yang bisa ditemui fans sesering mungkin meski untuk bertemu ya harus dengan mengeluarkan biaya untuk beli tiketnya. Dalam seminggu, mereka bisa tampil beberapa kali secara bergantian setiap timnya.

Saya juga baru tahu mereka punya banyak acara diluar teater dan perform di stasiun tv. Mereka punya acara Handshake, Request Hour, Two Shoot, dan mungkin acara lain yang saya belum tahu.

Apakah saya tahu semua member yang sekarang? Oh, tentu tidak! Hehe. Saya hanya tahu beberapa saja. Dari generasi awal, saya hanya tahu Melody -yang sekarang jadi GM teater, saya tahu Kinal -yang sekarang jadi kepala sekolah Akademi, dan beberapa orang lagi yang dulunya sempat jadi pionirnya JKT48 dan sekarang sudah graduate. Untuk member-member setelahnya dan member baru, jangan ditanya, saya gak banyak hafal wajahnya.

Intinya, saya gak banyak tahu tentang JKT48 dan saya bukan fans fanatiknya mereka, tapi saya tetap menyukainya. Hampir setiap hari saya dengar lagu-lagunya lewat platform musik atau mengunjungi channel youtube di akun resminya.

Menyukai JKT48 itu seperti mengiringi seorang anak yang sedang bertumbuh. Dari mereka yang belum terbiasa di panggung, belum bisa menampilkan yang terbaik, perlahan mereka belajar banyak hal. Ada yang tadinya tidak bisa bicara di depan banyak orang, seiring waktu malah bisa jadi host dan pembawa acara yang menarik.

Menyukai JKT48 itu bukan hanya menikmati penampilan yang enerjik dan penuh semangat, tapi menyukai setiap langkahnya. Mungkin mereka memulainya dari bawah, mendapat posisi di atas, lalu kembali lagi ke belakang, dan berjuang lagi untuk mendapat perhatian di depan.

Mungkin memang ada yang heran kenapa saya menyukai JKT48. Gak apa-apa lah, saya juga gak tersinggung kok. Malah saya yang heran. Kenapa memangnya kalau saya suka dengan mereka? Toh setiap orang juga punya hak untuk menyukai atau tidak menyukai beberapa hal. Dan tidak harus sama kan kesukaannya?

Baca juga : 5 Lagu JKT48 Membuatmu Nostalgia Masa SMA

Mungkin mereka pikir, JKT48 hanya boleh disukai oleh anak-anak muda yang masih sekolah saja. Mereka gak tahu kalau member-member JKT48 itu gak hanya anak sekolah saja, bahkan ada yang sudah wisuda dan masih tetap berjuang disana.

Gak Rela JKT48 Bubar

Awal tahun lalu, pandemi yang menimpa dunia, berdampak juga pada kegiatan-kegiatan JKT48. Hampir semua kegiatan tertunda dan belum tahu kapan dimulai lagi. Teater sempat tutup beberapa bulan. Handshake, sircus, dan kegiatan lain terhenti. Saya yang makin penasaran dengan teaternya dan diam-diam merencanakan pergi kesana, auto gagal.

Salah satu setlist JKT48

Gak menutup mata memang, mungkin kegiatan-kegiatan itulah yang jadi sumber pemasukan utama JKT48. Kalau kegiatan itu semua terhenti, dari mana lagi sumber pemasukan mereka? Sedangkan, member dan staf perlu dibayar kan? Inilah ironinya.

Jadi, ketika beberapa hari lalu Melody mengeluarkan pengumuman menyedihkan, fans seantero Indonesia jadi shock, termasuk saya. Melody mengumumkan bahwa kemungkinan ada pengurangan jumlah member dan staf JKT48 dalam waktu dekat karena pertimbangan keuangan. Bahkan beberapa media menuliskan bahwa JKT48 terancam bubar.

Saya kok jadi menyayangkan kalau hal ini benar-benar terjadi. Duh, itu generasi 10 yang baru masuk kemarin mau diapakan ya? Member-member yang baru dipromosikan ke tim dan memulai langkah awal, apakah harus dihentikan juga mimpinya?

Saya tak bisa membayangkan perasaan member generasi pertama yang masih aktif hingga sekarang kalau grup ini sampai bubar. Sembilan tahun, beranjak ke sepuluh tahun dan harus berhenti.

Dan saya, yang belum kesampaian ke teater dan melihat secara langsung perform mereka, harus berhenti sampai disini.

Kami Bersama JKT48

Apa yang bisa fans lakukan sekarang? Mungkin dengan membeli merchandise, CD, DVD, photocard, dan tetap membeli tiket teater JKT48.

Untungnya, beberapa bulan lalu JKT48 kembali tampil di teater dengan mengusung konsep baru. Tanpa penonton dan dibatasi tampilannya hanya beberapa lagu dan tanpa banyak member yang tampil. Asiknya lagi, teater itu disiarkan secara live streaming. Bagi saya, itu sebuah hadiah. Kenapa? Saya tinggal di Lampung dan jarang sekali ke Jakarta. Alhasil, belum pernah sekalipun bisa nonton teater secara langsung.

Saya yang belum kesampaian nonton langsung di teater, terobati dengan live streaming itu. Bonusnya lagi, live streaming gratis! Bahagia dong!

Di satu sisi enak bagi para fans yang jauh dan tak bisa ke Jakarta untuk nonton teater, tapi bagi JKT48 sendiri, gratis terus menerus pasti gak mungkin dong. Makanya, setelah beberapa bulan, JKT48 kembali perform full setlist di teater dengan live streaming berbayar. Masih murah kalau menurut saya. Hanya Rp 25.000,-/tiket untuk bisa lihat perform mereka secara penuh, persis seperti lihat secara langsung.

Mungkin dengan dukungan yang tidak seberapa itu, JKT48 bisa bangkit lagi. Nilai sedikit tapi kalau dilakukan oleh banyak orang, bisa jadi banyak juga kan? 

Setlist Terbaru Tim KIII

Oh iya, beberapa hari lalu, tim KIII juga mengeluarkan setlist baru dengan judul Cara Meminum Ramune. Saya baru sempat beli tiketnya untuk pertunjukan besok malam. Kamu?

#KamibersamaJKT48

25 Oktober 2020

Dekorasi Pernikahan Minimalis DIY, Bisa?

Dulu waktu masih jadi mahasiswa, ceritanya ada mata kuliah kewirausahaan. Dapat tugas dari dosen untuk buat semacam rancangan ide usaha. Nah, yang ada di kepala saya adalah buat usaha Event Organizer atau Wedding Organizer atau semacamnya lah. Dengan bangga dan PD-nya, saya kumpulkan tugas itu. Beberapa tugas dibacakan oleh sang dosen di depan kelas. Ternyata tugas saya salah satunya yang diambil.

Dekorasi akad nikah

Selesai membaca tugas saya, sang dosen bilang,
"Ini kamu kuliah jurusan Kimia MIPA lho, kok mau buat usahanya organizer? Dan bla bla bla..."

Saya ingat betul kalimatnya sampai sekarang. Dalam hati, saya hanya bertanya-tanya, memang kenapa dengan ide usaha saya waktu itu? Mungkin memang benar apa yang ada dalam pemikiran dosen saya, bahwa semestinya usaha itu yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dipelajari. Tapi, gimana ya? Kalau passionnya agak melenceng, gak salah kan?

Beberapa tahun kemudian, memang saya gak pernah dapat pekerjaan yang sesuai bidang saya, wkwk. Entah karena memang bukan passion, atau memang bukan rezekinya disitu. Tapi saya gak terlalu mempermasalahkan. Apapun pekerjaan dan kegiatan yang saya lakukan, selama itu baik, menurut saya it's ok.

Selama saya berkecimpung di dunia kerja, ternyata memang Allah itu malah makin mendekatkan saya pada bidang yang saya suka. Menulis artikel, desain apapun, merancang acara, dan sebangsanya itu. Jadilah saya makin memperdalam kemampuan saya itu. Sedikit-sedikit coba buat kreasi mahar, kreasi hantaran, dekorasi dan desain undangan apapun.

Singkat cerita, saya keluar dari pekerjaan saya dan mulai bikin usaha sendiri. Belum besar sih, paling masih skala tetangga dan saudara, tapi yang penting kan mulai dulu ya. Ada aja yang pesan undangan, kreasi mahar, hantaran dan printilan dekorasi. Alhamdulillah ya, hehe.

Baca juga : Mahar Handmade

Dan terakhir kemarin, saya didukung untuk buka usaha dekorasi. Jadi, kakak ipar saya itu mau nikah dan gak pakai pesta besar-besaran. Sederhana aja, karena memang kondisi juga lagi pandemi. Kesepakatan keluarga adalah buat dekorasi sendiri. Waaaahhh, kesempatan untuk belajar nih!

Saya dan kakak-kakak ipar mulai menyusun rancangan untuk buat dekorasi akad nikah. Kumpulin gambar referensi, kumpulin informasi harga bahan dekor dan mengira-ngira gimana buatnya. Banyak banget kan ya dekorasi minimalis dan tren sekarang ini yang buatnya gampang banget.

Serius ini nekat banget dan bismillah aja deh. Semoga calon manten suka, hehe. Kami mulai dengan memasang kain backdrop warna putih, kemudian merekatkan lingkaran bunga yang sudah dirangkai sebelumnya. Lalu pasang ornamen tambahan seperti lampu tumbler, daun-daun sulur, dan bunga-bunga di sekitar kursi. Setelah drama ini itu, bongkar pasang, dan bolak balik ke pasar karena bahan kurang, hasilnya puas!

Taraaaaa!!! Ini dia, dekor minimalis perdana saya dan kakak ipar! Yeaay!

Dekorasi Minimalis

Walaupun katanya gak mau dipajang selepas akad nikah, tapi tetap sediakan aja kursi-kursinya. Kalau memang gak mau dipajang ya, minimal untuk foto-foto, hehe. Tapi, ternyata selepas akad nikah, ya duduk juga kok disitu.

Untuk dekorasi akad nikah, gak banyak, hanya meja panjang aja dihias pita. Oh iya, karena memang kebanyakan orang suka foto-foto, jadi kami juga buat beberapa spot foto yang juga dihias minimalis.

Photobooth


Photobooth

Untuk kamar pengantin juga gak boleh ketinggalan. Karena kakak ipar saya berencana untuk pasang sprei dan bedcover warna magenta, jadi saya buatkan dekorasi dengan sentuhan warna yang senada. Kali ini buat bunganya dari kertas krep dan sedikit tambahan kertas jeruk untuk daunnya. Gampang dan cepet banget buatnya.

Dekorasi kamar pengantin

Untuk perdana buat begini, saya merasa cukup puas dan rasanya pengen coba buat dengan model yang lain lagi. Nah, kalau teman-teman mau dibuatin beginian juga, bisa langsung kontak saya ya (ujung-ujungnya buka lapak juga, hehe).

Oke, ada bonus foto hasil akhir pas hari-H. Tetap, narsis itu pasti ada, wkwk.

Dekorasi pernikahan

Bridesmaid

Bridesmaid


Azkia Gallery
Perum Griya Madhani, Gg. Jati No. 58
Jl. Swadhipa Bumisari Natar, Lampung Selatan
Hp. 085669681236
IG : @azkiagallery

18 Oktober 2020

Sosialisasi Urgensi Pilkada Lampung 2020

Pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah di setiap kabupaten/kota se-Indonesia akan segera digelar. Untuk menyambutnya, Relawan Demokrasi Basis Warganet KPU Bandar Lampung menyelenggarakan acara sosialisasi urgensi pemilihan wali kota dan wakil walikota Bandar Lampung tahun 2020.

Dari kiri ke kanan. Dedi Triadi, Hendri Sihaloho, dan Adian Saputra.

Acara yang digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2020 kemarin mengusung tema Peran Blogger Menyukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Tahun 2020. Tak ayal, peserta yang hadir sebagian besar adalah para blogger yang bergiat di ranah penulisan media berbasis online. Dalam acara itu pula, hadir dua orang narasumber yang kompeten di masing-masing bidang. Dedi Triadi sebagai Ketua KPU Kota Bandar Lampung serta Hendri Sihaloho yang mewakili Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lampung.

Bertempat di Warung Nongkrong, Bandar Lampung, acara yang dimoderatori oleh Adian Saputra ini diisi dengan diskusi santai dan menarik. Dari apa pentingnya penyelenggaraan pilkada, bagaimana penyelenggaraan pilkada di era new normal, hingga apa peran serta blogger sebagai perantara sumber informasi pada masyarakat luas.

Para peserta, blogger dari berbagai kalangan.

Dalam penuturannya, Dedi Triadi menyebutkan pilkada tahun 2020 ini tetap dilaksanakan setidaknya karena beberapa alasan. Kosongnya kursi jabatan kepala daerah selepas masa jabatan berakhir akan menyebabkan kerancuan pengambilan kebijakan daerah. Selanjutnya, pilkada ini juga akan mendorong para calon kepala daerah untuk bergiat dalam upaya penanganan kasus covid-19.

Sementara itu, Hendri Sihaloho menyampaikan bahwa peran blogger sebagai perantara penyebaran informasi melalui media online haruslah jeli dalam melihat informasi. Jangan sampai para blogger menjadi perpanjangan tangan informasi hoax dan tak bertanggung jawab.

“Ada hal-hal yang sebaiknya ditaati oleh penulis informasi, seperti meminta izin menulis berita dan jangan menyebarluaskan informasi yang menyangkut privasi orang lain.” Lanjutnya.

Terkait dengan penyelenggaraan pilkada di era new normal ini, masyarakat tidak perlu khawatir datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Panitia penyelenggara telah mempersiapkan berbagai upaya agar tidak terjadi cluster baru covid-19 dengan adanya pilkada ini.

Baca juga : 5 Tindakan Preventif Cegah Virus Corona

Hal utama yang dilakukan KPPS adalah mengadakan rapid test untuk panitia penyelenggara dan memastikan bahwa semua panitia terbebas dari paparan covid-19. Begitu pula dengan para pemilih. Sebelum memasuki TPS, akan ada pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas. Apabila didapati pemilih dengan suhu tubuh di atas 38oC, maka akan langsung diarahkan ke ruang tersendiri.

Para pemilih juga akan diberikan nomor urut yang disesuaikan dengan waktu kedatangan sehingga tidak terjadi penumpukan antrian atau perkumpulan orang dalam jumlah yang cukup banyak. Diharapkan pula, para pemilih datang ke TPS dengan memakai masker. Namun, apabila ada pemilih yang lupa tidak memakai masker, panitia tetap menyediakan masker untuk dibagikan.

Bagaimana, siap untuk memilih kepala daerah tanggal 9 Desember 2020 nanti?

Baca juga : Mencitrakan Presiden Di Mata SBY

15 Agustus 2020

Hari Ini, 5 Tahun Yang Lalu

Hari ini, tepat lima tahun yang lalu. Di hari yang sama kami mengikrarkan janji suci. Di hari dan tanggal yang sama. Mungkin memang untuk mendapatkan hari dan tanggal yang sama, butuh waktu hingga lima tahun dulu ya.

Wedding anniversary
Bukti janji, hihi

Saya terlalu melankolis. Sepagi ini, saya nyalakan laptop dan langsung menuju folder foto pernikahan. Ada beberapa folder disana. Saya mulai membuka fotonya satu per satu. Diiringi oleh lagu melankolis bertema pernikahan, foto-foto itu seperti sedang bercerita kembali.

Meski tidak ada dalam foto, saya masih ingat bagaimana kesibukan di rumah saya beberapa hari sebelum hari itu tiba. Dan pada akhirnya, saat tibanya hari, saya bahkan merasa tak percaya. Saya memandangi tenda dan kursi yang tersusun rapi dan bertanya dalam hati. Benarkan ini pernikahan saya?

Hingga pada pagi, hari ini lima tahun yang lalu. Di hari dan tanggal yang sama, saya diiring menuju tempat prosesi akad nikah. Saya lihat foto-foto bercerita. Banyak tawa bahagia disana. Banyak pula mata yang berkaca-kaca. Dan seperti dalam foto itu, kali ini mata saya pun berkaca-kaca.

Air mata saya jatuh satu per satu. Saya memang terlalu melankolis pagi ini. Hanya melihat foto-foto itu, saya terbayang kembali bagaimana perasaan saya lima tahun yang lalu. Saya masih merasa seperti baru kemarin saja padahal ini sudah hari ke 1826.

Mungkin karena kami belum punya malaikat kecil. Mungkin karena kami melaluinya dengan banyak hal. Kami tahu, tidak ada kehidupan setelah pernikahan yang selalu damai tanpa keributan. Hal-hal kecil saja bisa jadi pemicu adu mulut.

Saya yang melankolis, dia yang plagmatis. Benar-benar tanpa reaksi bagaimanapun ulah saya. Mungkin memang beginilah Tuhan memilihkan pasangan. Apa jadinya kalau pasangan saya melankolis juga? Atau apa jadinya kalau saya juga plagmatis yang datar-datar saja di setiap keadaan. Pernikahan itu ternyata lucu ya!

tema pernikahan
Si plagmatis

Dari awal bulan, saya sudah bersemangat untuk menyambut ulang tahun pernikahan kami. Seperti tahun-tahun sebelumnya. Saya tahu, hanya saya yang akan sesemangat ini. Tapi, siapa tahu dia sudah mulai mengikuti ritme kemelankolisan saya, haha.

Baca juga : Happy 4th Wedding Anniversary

Saya tanya, mau kasih hadiah apa untuk anniversary kita? Walaupun saya sudah tahu jawabannya, saya tetap bertanya seperti itu.

Hadiah apa? Katanya. Benar kan? Itulah jawaban dari pertanyaan yang saya ajukan. Berkali-kali selama lima tahun seperti itu. Saya sudah tidak asing dengan itu.

Buat surat cinta ya. Itu permintaan saya meskipun saya tahu lagi itu tak akan mungkin. Orang plagmatis tak pernah bisa romantis dengan cara melankolis. Benar? Haha.

tema pernikahan
Si melankolis

Gak bisa nulis begituan. Dulu aja pas orientasi mahasiswa baru, diriku gak nulis kayak gitu. Nah, malah curhat kan?

Ya tulis aja kata-kata apa kek. Pendek pendek juga gak papa. Atau tulis aja, kamu cantik, terimakasih istriku, atau I love you. Saya mulai sewot lagi. Padahal niatan awal gak bikin ribut.

Eh, besok aku bawa bekel apa? Bla.. bla..

Saya tarik nafas sedalam-dalamnya dan berkata dalam hati, meyakinkan bahwa orang plagmatis tak akan pernah cocok dengan orang melankolis dalam hal keromantisan picis macam ini.

Baca juga : Dear, Laki-Laki

Saya masih melihat foto-foto yang banyak ini. Satu folder tak cukup. Satu lagu pun belum bisa untuk menyelesaikan beberapa folder itu. Air mata saya sudah tidak jatuh lagi, berganti dengan senyum tak jelas. Kehidupan setelah pernikahan ini benar-benar lucu memang.

Selamat ulang tahun pernikahan ke 5 ya untuk kita! I love you.

Di paragraf terakhir ini, saya menulisnya pas diiringi lagu legendaris milik George Benson yang kembali populer saat dibawakan oleh Westlife.

Nothing’s Gonna Change My Love For You

If I had to live my life without you near me
The days would all be empty
The nights would seem so long
With you I see forever, oh, so clearly
I might have been in love before
But it never felt this strong

Our dreams are young and we both know
They'll take us where we want to go
Hold me now, touch me now
I don't want to live without you

Nothing's gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
One thing you can be sure of
I'll never ask for more than your love

Nothing's gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
The world may change my whole life through
But nothing's gonna change my love for you

If the road ahead is not so easy
Our love will lead the way for us
Like a guiding star
I'll be there for you if you should need me
You don't have to change a thing
I love you just the way you are

So come with me and share the view
I'll help you see forever too
Hold me now, touch me now
I don't want to live without you

Nothing's gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
One thing you can be sure of
I'll never ask for more than your love

Nothing's gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
The world may change my whole life through
But nothing's gonna change my love for

05 Agustus 2020

Resensi Buku : Explore, Enjoy & Repeat

Catatan Perjalanan dari 20 Negara

Judul buku          : Explore Enjoy&Repeat, Catatan Perjalanan Dari 20 Negara

Penulis                 : Yani Lauwoie

Penerbit              : Grasindo

Tahun Terbit      : 2019

explore, enjoy, repeat
Buku Explore, Enjoy & Repeat

Siapa yang punya mimpi bisa keliling dunia? Apakah mimpi itu sudah terwujud atau masih dalam proses sedikit demi sedikit?

Keliling dunia bisa jadi agenda yang sangat menyenangkan ya. Apalagi ke negara yang belum pernah kita kunjungi. Selain bisa merasakan suasana yang berbeda, kita juga bisa mendapatkan pengalaman baru yang belum tentu bisa didapatkan di negara lainnya.

Seperti kata pepatah, lain lubuk, lain pula ikannya. Adat dan kebiasaan orang-orang pun berbeda-beda di setiap negara. Kebiasaan yang lumrah dilakukan di Indonesia, bisa jadi tidak disukai oleh orang-orang di belahan bumi yang lain. Jadi, kalau mau keliling dunia, harus tahu juga dong apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan?

Untungnya, ada Yani Lauwoie yang sudah merangkum banyak pengalamannya keliling di 20 negara. Coba deh yuk diintip beberapa bagian yang sudah saya rangkum.

Pertama, tentu saja perbedaan budaya alias culture shock. Wajar lah kalau kebiasaan di setiap tempat itu berbeda. Contohnya, perihal sepele semacam memesan makanan di sebuah restoran di Roma. Kalau disini, memanggil pelayan dan memesan makanan dengan mengangkat tangan itu jadi hal yang biasa, tidak dengan disana. Lho? Kenapa begitu?

Kedua, setiap perjalanan tentunya punya sensasi tersendiri ya. Dag dig dug bukan hanya karena jatuh hati, tapi juga karena cemas dan khawatir di negeri orang. Salah satunya karena dikejar-kejar oleh seorang pria di Italia. Mau ngapain coba tuh cowok ngejar-ngejar? Ngajak nikah?

Baca juga : Resensi Buku Drama Papa Mama Muda

Ketiga, kadang realita memang berbeda dengan perkiraan kita. Membayangkan perjalanan akan selalu indah, dapat foto yang cantik, dan istirahat dengan nyaman, ternyata harus mengalami hal yang berkebalikan. Pernah sekamar dengan pria di sebuah dormitory karena budget penginapan yang terbatas? Bagaimana rasanya?

Terakhir, ada saja hal yang membuat kita bengong dan merasa campur aduk. Antara ingin tertawa karena lucu dan tertawa karena menertawakan diri sendiri. Kadang memang orang-orang melakukan hal-hal bodoh saat perjalanan. Misalnya saja sudah jauh-jauh ke Irlandia, bahkan untuk mendapatkan visanya saja penuh drama dan perjuangan, pas sampai sana malah diajak berkeliling hanya untuk memotret seekor kambing. Lha?

Masih banyak cerita yang dibagikan oleh Yani dalam buku ini. Tentunya cerita-cerita itu bisa jadi panduan untuk kita yang berniat menjelajahi negeri-negeri orang. Apa saja yang harus disiapkan sebelum berangkat ke bandara, apa saja yang tidak boleh ditinggalkan saat berkunjung ke suatu negara, dan tempat mana saja yang direkomendasikan.

Buku Yani Lauwoie
Foto dalam buku

Secara pribadi, saya suka baca buku ini. Ditulis dengan sederhana dan ringan. Dalam satu judul, tidak terlalu panjang sehingga tidak mudah bosan. Oh iya, ada beberapa foto juga yang mendukung tulisan. Jadi saya bisa lebih membayangkan suasana yang diceritakan di dalam tulisan.

Kekurangannya menurut saya pribadi ada beberapa saja. Pertama, foto yang disertakan itu tidak berwarna alias hitam putih. Jadi kurang seru aja menurut saya. Kedua, beberapa cerita seperti menggantung dan rasanya saya ingin lebih tahu lagi bagaimana kelanjutannya atau seperti apa informasi selengkapnya.

Sebagai bahan referensi untuk kamu yang ingin keliling ke berbagai negara, buku ini sudah cukup bagus. Kamu juga bisa mendapatkannya di toko buku terdekat.

Baca juga : Bagaimana Rasanya Menjadi Ibu

19 Juli 2020

Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia

Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia

Saya dengar kabar ini pertama kali lewat salah satu grup wa di komunitas menulis. Minggu pagi menjelang siang, ketika saya sedang duduk di depan jejeran buku-buku. Tanpa aba-aba, mata saya langsung tertuju pada satu buku yang sudah lima tahun ini ada disana.

Sapardi Djoko Damono
Salah satu buku Sapardi Djoko Damono

Hujan Bulan Juni. Sepilihan Sajak Sapardi Djoko Damono. Saya membuka halaman-halamannya seperti saya ingin menelusuri perjalanan kisahnya. Saya ingin kembali merasakan perasaan yang ia coba untuk interpretasikan dalam kata-kata, meski mungkin sangat jauh berbeda.

Saya baca larik-larik puisinya dan seperti biasa, saya seperti bersamanya. Melihatnya sedang memandang hujan, merasakan angin, berbicara pada hatinya sendiri. Meski, sekali lagi, mungkin sangat jauh berbeda dengan realitasnya saat menulis puisi-puisi itu.

Dan, saya berhenti pada satu halaman.

Puisi Sapardi Djoko Damono
Puisi Sapardi Djoko Damono

HUJAN TURUN SEPANJANG JALAN

hujan turun sepanjang jalan
hujan rinai waktu musim berdesik-desik pelan
kembali bernama sunyi
kita pandang: pohon-pohon di luar basah kembali
 
tak ada yang menolaknya. Kita pun mengerti, tiba-tiba
atas pesan yang rahasia
tatkala angin basah tak ada bermuat debu
tatkala tak ada yang merasa diburu-buru

(1967)

Saya memang tidak mengenalnya secara langsung. Saya mengenalnya lewat tulisan-tulisannya, khususnya puisi-puisinya. Sebegitu sukanya saya terhadap puisi-puisinya, saya sampai meminta satu buku puisinya sebagai salah satu mahar untuk pernikahan saya.

Baca juga : Mahar Handmade

Entah karena saya terlalu sering menyukai hujan, atau karena saya yang terkadang terlalu melankolis. Puisi-puisinya selalu membawa saya ke tempat paling nyaman untuk menyapa kesendirian. Puisi-puisinya selalu membawa saya pada satu pandangan dengan perspektif yang berbeda.

Dan sekarang, penulis puisi itu, pujangga itu, sastrawan itu, telah kembali. Meninggalkan kenangan yang tertoreh tidak saja pada kertas-kertas, pada bait-bait lagu, tetapi juga pada setiap hati yang tersentuh oleh puisi-puisinya.

Baca juga : Antara Novel dan Film

Selamat jalan, Eyang Sapardi Djoko Damono. Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Pencipta.

14 Juli 2020

Bola Ubi Manis; Olahan Mantang Praktis!

Siapa yang tidak mengenal ubi jalar? Tanaman umbi-umbian yang juga disebut mantang ini memang tersebar luas di Indonesia. Kandungan karbohidrat dan vitaminnya yang tinggi serta rasanya yang manis menjadikan mantang cocok sebagai camilan sehat dan mengenyangkan.

Olahan mantang
Bola Ubi Manis

Di pasaran, setidaknya terdapat beberapa jenis mantang dengan berbagai warna. Mantang ungu, mantang kuning pucat, dan mantang orange terang. Camilan yang bisa dibuat pun beragam dan biasanya tergantung pada jenis mantangnya. Misalnya mantang ungu yang lebih cocok dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kue biji salak dan kue bugis karena warnanya yang terang. Sedang mantang kuning biasanya dijadikan kolak.

Baca juga : Skippy Juga Bisa Dijadikan Masakan

Kalau saya sendiri, biasanya mengolah mantang dengan cara yang praktis-praktis saja. Misalnya dikukus saja, atau diiris tipis dan digoreng. Tapi, karena saya sedang ingin menampilkan camilan yang berbeda dari tampilan mantang sebelumnya, saya bikin olahan lain. Eits, tetap mengedepankan kepraktisan, hehe.

Apa itu? Ayo, sudah siap pasang apronnya? Kita akan buat…

Bola Ubi Manis

Bahan-bahan :

1/2 kg mantang kuning
3 sdm tepung terigu
Coklat batang/meses secukupnya

Garam sejumput
Tepung panir

Cara membuat:

Bersihkan mantang, kupas, lalu kukus hingga matang. Setelah matang, haluskan dan campur dengan tepung terigu dan garam.

Ambil sedikit2, bentuk pipih, isi dg coklat, bulatkan. Di tempat lain, buat adonan tepung ditambah air, encer saja utk melumuri bulatan mantang. Celupkan di adonan tepung encer lalu gulingkan ke tepung panir. Goreng hingga kecoklatan.

Baca juga : Siapa Penasaran Nasgor Daun Kunyit?

Bagaimana? Mudah banget kan? Monggo dicoba. Awas ketagihan, hehe.

13 Juli 2020

Pelembab Wajah Pria, Perlukah?

Saya bisa jawab itu perlu. Perlu banget! Hei kalian para pria, jangan dikira hanya perempuan saja yang butuh perawatan kulit dan wajah. Perempuan juga suka kalau lihat suaminya bisa tampil bersih dan cerah.

pelembab wajah pria
Pelembab wajah pria, perlukah?

Walaupun tidak selengkap perawatan perempuan, tetapi setidaknya pria juga butuh beberapa produk perawatan. Sebut saja, sabun muka, deodorant, dan terakhir pelembab wajah pria. Mungkin ada pria yang agak kesulitan untuk mencari pelembab wajah karena mungkin tidak tahu atau tidak mengerti apa fungsinya.

Pentingnya Merawat Wajah

Untuk kamu, para pria yang notabene lebih banyak aktif di luar rumah, bekerja, dan aktivitas lainnya, tentunya kulit wajah akan mudah terkena polusi udara dan debu. Sabun cuci muka memang bermanfaat untuk membersihkan wajah dari kotoran. Tapi, setelahnya biasanya kulit wajah akan kehilangan kelembabannya.

Saya jadi ingat beberapa waktu lalu, suami saya pernah agak mengeluh karena kulitnya terasa kering setiap kali selesai membersihkan wajah pakai sabun. Saya bilang aja, ya memang begitulah efek sabun. Bahkan sabun wajah yang katanya lembut sekalipun, pasti akan tetap menghilangkan kelembaban di wajah.

Nah ketika inilah kamu memerlukan pelembab wajah yang bisa mengembalikan kelembapan dan menjaga wajahmu tetap sehat dan tampak cerah. Gak mau kan pasangan perempuanmu tampil kinclong dan glowing, tapi sang pria malah butek dan kusam? Hehe.

Moist Plus by eBrigth Skin

Oke, mungkin kamu sudah mulai paham bahwa wajahmu perlu pelembab. Tapi ternyata kamu jadi bingung pelembab apa yang cocok untuk kulitmu. Kebetulan banget kalau gitu, saya mau sedikit review satu produk pelembab ajaib yang tidak hanya bisa digunakan oleh perempuan saja, tetapi juga oleh para pria, bahkan oleh si dedek bayi. Wow!

Moist Plus by eBright Skin
Moist Plus by eBright Skin

Namanya Moist Plus Glowing Effect by eBrigth Skin. Sesuai dengan namanya, Moist Plus ini merupakan pelembab multifungsi yang punya segudang manfaat. Bukan hanya sebagai krim untuk melembabkan wajah saja, tetapi juga bisa membuat kulit jadi glowing seharian.

Tidak perlu khawatir akan cocok atau tidak di kulitmu, karena Moist Plus ini dirancang khusus untuk semua jenis kulit. Kalau jenis kulitmu sensitif, tak usah khawatir juga. Karena krim ini bisa meredakan alergi kulit, ruam merah pada bayi, sebagai lipbalm yang akan melembabkan dan mencerahkan bibir, melebatkan alis dan bulu mata, juga bisa digunakan untuk mengatasi strectmark pada ibu hamil.

Kebayang gak tuh cukup 1 krim bisa dipakai semua orang di rumah? Hehe.

Kegunaan

Sebagai pelembab. Fungsi utamanya memang sebagai pelembab setelah membersihkan wajah menggunakan sabun. Kulit terasa lembut dan kenyal. Ajaibnya, Mosit Plus ini tidak hanya bisa digunakan di area wajah waja, tetapi juga di bagian tubuh lain. Kalau saya biasanya pakai di area kulit yang kering dan sering kasar, seperti tumit, lutut, siku, dan ujung-ujung bibir.

Untuk si dedek bayi yang sering ruam di lipatan kulitnya dan punggungnya, bisa dioles pakai Moist Plus ini juga. Formulanya lembut kok, jadi aman untuk bayi.

Sebagai lipbalm. Jujur nih ya, bibir saya memang sensitif terhadap lipstik. Mau bentuknya lipgloss, liptint, apalagi matte. Kalau gak dioles pelembab dulu, bakalan kering dan mengelupas. Nah, Moist Plus ini bisa jadi lapisan dasar di bibir sebelum memakai lipstik. Efeknya, bibir jadi lembut dan bebas pecah-pecah lagi.

Baca juga : Lip Ice Beeswax atau Lip Ice Natural?

Sebagai krim untuk bulu mata dan alis. Wah, akhirnya ada yang mengerti kondisi bulu mata dan alis saya juga, hehe. Walaupun alis dan bulu mata saya tipis banget, saya paling gak bisa pakai maskara atau pensil alis. Jadi ya dibiarkan apa adanya walaupun banyak teman yang greget pengen ‘ngalisin’ saya, haha. Nah, Moist Plus ini ditengarai bisa melebatkan bulu mata dan alis saya. Aman deh.

Kandungan alami

Kok bisa sih Moist Plus jadi multifungsi begitu? Itu tidak lain karena kandungan alami di dalam bahan penyusunnya. Moist Plus mengandung minyak zaitun yang sudah dipercaya dari jaman dahulu kala untuk melembabkan dan menyehatkan kulit. Madu dan para kerabatnya seperti propolis dan royal jelly berfungsi untuk menjaga elastisitas kulit, antibiotik, dan menjaga kelembaban kulit. Juga terdapat vitamin E yang merupakan antioksidan dan berperan menangkal radikal bebas sehingga kulit akan terjaga dari kerusakan akibat polusi lingkungan.

Bentuk Fisik

Moist Plus ini berbentuk balm padat dengan warna kekuningan. Jadi, walaupun kecil mungil packagingnya, kalau jatuh juga gak bakal tumpah. Teksturnya halus banget dan berminyak tapi cepat menyerap ke dalam kulit. Kalau mau pakai, cukup diambil seujung jari, sedikit aja cukup, lalu dioles ke telapak tangan sampai meleleh. Kemudian dioleskan ke bagian kulit yang diinginkan.

Moist Plus by eBright Skin
Bentuknya mirip salep

Packaging

Moist Plus ini tersedia dalam 2 ukuran berbeda sesuai kebutuhan kamu. Pertama, ukuran 10 gram dengan wadah berbentuk lingkaran biasa. Kedua, ukuran paling kecil berisi 5 gram krim yang dikemas dalam wadah cantik berbentuk semi diamond dengan tutup bulat. Potongan-potongan sisinya yang mirip sekali dengan diamond memberikan kesan mewah. Ukuran ini juga yang paling pas dibawa saat bepergian. Dijamin gak bakalan bikin sempit dompet make up kamu.

Baca juga : 5 Produk Kecantikan Simpel Ala Saya

Moist Plus by eBright Skin
Travel packagenya unik banget

Nah, gimana? Gimana? Sudah terjawab ya pertanyaan paling atas itu? Jadi, siapa nih yang sudah gercep mau beliin si ayah pelembab wajah pria? 

01 Juli 2020

5 Tips Nyaman di Ruang Kantor


Halo!

Apa kabar semuanya? Siapa nih yang sudah mulai bekerja di kantor kembali setelah beberapa bulan bekerja dari rumah? Semoga kantornya gak sampai berlumut ya, hehe. Walaupun bekerja dengan keadaan yang tidak lagi sama persis dengan sebelumnya, tetapi harus tetap semangat dong.

tips nyaman di ruang kerja
Tips Nyaman di Ruang Kerja

Area kerja, khususnya ruang kantor adalah salah satu faktor penting dalam menjalankan aktivitas rutin bekerja. Apalagi bagi Anda, pekerja yang dituntut untuk lebih banyak bahkan setiap hari berada di dalam ruangan. Setidaknya ada 5 hari dalam seminggu harus duduk disana. Bahkan bisa jadi rumah kedua saat sedang sibuk-sibuknya.

Maka dari itu, menjaga kenyamanan di kantor bisa jadi satu keharusan tersendiri. Nah, saya punya beberapa tips untuk Anda supaya ruang kantor tetap nyaman dan Anda bisa bekerja lebih tenang. Yuk disimak!

  • Menata dengan rapih

Tidak masalah apakah Anda punya ruang kantor sendiri atau ruang bersama dengan meja masing-masing. Hal yang penting adalah bisa merapikannya agar tetap nyaman. Mungkin memang ada office boy yang membersihkan setiap hari, tetapi untuk menatanya tentu Anda yang lebih paham. Langkah pertama bisa dengan menata peralatan apa saja yang sekiranya dibutuhkan saat Anda bekerja.

arsip kantor
Sumber : Pixabay

Jika Anda adalah tipe pekerja dengan banyak dokumen, pastikan memiliki rak dan bundel file dengan label yang tertulis jelas. Kalau Anda membutuhkannya lain waktu, Anda bisa dengan mudah mencarinya di bundel file itu. Jangan pernah menumpuk dokumen terlalu banyak di atas meja kerja Anda. Selain akan mengganggu ruang gerak karena meja penuh, juga akan menyulitkan saat Anda 

  • Susun ATK dalam satu tempat

Satu hal sepele yang seringkali terabaikan adalah ATK. Kalau ruang kantor Anda tipe terbuka alias berbagi ruang dengan pekerja lain dan hanya berbeda meja, biasanya ATK ini gampang sekali berpindah tempat. Entah itu pena, pensil, gunting, stapler, atau penggaris. Kalau sudah begini, sedikit saran yang bisa membantu adalah memberi label nama pada barang-barang kecil tersebut.

menyusun ATK
Sumber : Pixabay

Sepele sih ya, tapi kalau keseringan dan harus mencari-cari dulu saat akan dipakai, kan pasti jadi repot dan membuang waktu. Setidaknya, saat orang lain meminjam barang itu, mereka akan ingat akan mengembalikannya kemana.

Kalau ruang kantor Anda tipe tertutup, maka akan lebih mudah untuk menyusunnya dalam satu tempat. Tetapi Anda harus tetap rajin menaruhnya kembali setelah selesai digunakan.

Baca juga : Balada Pena Front Office

  • Taruh barang kecil kesukaan sebagai penyemangat

Meskipun tidak ada hubungannya dengan pekerjaan Anda, menaruh barang kecil kesukaan bisa menjadi penyemangat dalam bekerja di kantor lho. Misalnya foto keluarga kecil dalam bingkai kecil di salah satu sudut meja. Ketika sudah berjam-jam duduk di kantor, mungkin senyum Anda akan terkembang lagi ketika melihat foto tersebut. Kalau tidak ada foto, Anda bisa menaruh vas bunga kecil, miniatur patung yang mengingatkan perjalanan Anda, boneka seukuran jari, atau miniatur kendaraan favorit Anda.

  • Tidak makan di kantor

Bekerja di kantor dalam waktu sekitar 8 jam memang kadang membuat mulut ingin terus mengunyah ya. Boleh sih ngemil di ruang kantor, tapi kalau membawa makanan berat ke ruangan atau meja Anda, wah jangan deh. Menyeduh mi instan cup misalnya, dan membawanya ke kantor Anda akan menimbulkan aroma yang bisa membuat pekerja lain terganggu konsentrasinya. Belum lagi, aroma yang tertinggal bahkan setelah makanan itu habis. Belum lagi kalau ada yang tercecer di meja. Belum lagi kalau tiba-tiba kedatangan tamu. Wah, jangan deh ya!

Kalau ingin makanan yang agak berat, akan lebih baik membawa buah potong dalam ukuran sedang yang bisa langsung dimakan. Aroma buah tidak akan terlalu kuat di dalam kantor. Kalaupun ada aromanya, tentunya tidak se-ekstrem jika Anda membawa mi instan cup atau malah nasi padang, hehe.

Baca juga : 5 Warung Makan Favorit di Lampung

  • Membersihkan sebelum pulang

Nah, terakhir adalah membersihkan dan merapikan ruang kantor sebelum pulang. Lagi-lagi, meskipun ada office boy yang akan membersihkan ruang kantor Anda, merapikannya sebelum pulang akan membuat Anda lega dan nyaman keesokan harinya. Meninggalkan kantor dalam keadaan rapi mencerminkan kepribadian Anda juga lho.

Itu dia beberapa tips supaya ruang kantor Anda tetap nyaman. Kalau bekerja sudah nyaman, hasilnya pun akan baik, kan? Selamat bekerja ya!