Halaman

31 Mei 2018

Bingung Cari Tempat Buka Puasa?

Setelah beberapa waktu yang lalu saya sedikit cerita tentang tempat buka puasa di Bandar Lampung, sekarang saya mau cerita sedikit lagi. Masih dengan bahasan yang hampir sama, yaitu tempat buka puasa juga, tapi kali ini agak bergerak dari daerah Bandar Lampung. Yup! Sekarang kita menuju ke daerah Natar, Lampung Selatan.

Walaupun namanya di Lampung Selatan, tapi tempat ini tidak jauh dari Bandar Lampung, dan malah sangat dekat dengan Bandara Radin Inten II. Namanya Azofa Cafe & Resto di Hotel Bandara Syariah. Gak perlu pusing keliling untuk cari lokasinya. Dari arah bandara hanya sekitar 1,5 km menuju arah Bandar Lampung, tepatnya di sebelah kiri jalan raya, di Jl. Raya Natar, Km. 21 Candimas, Natar.

Cafe dan resto tampak depan
Suasana di dalam
Dengan lay out round table
Cafe dan resto ini menyediakan paket buka puasa yang tidak kalah ramai dengan tempat makan di Bandar Lampung. Misalnya untuk paket prasmanan dengan menu lengkap seperti dari appetizer hingga dessert, hanya dibanderol dengan harga Rp 60.000,-/orang dan sudah harga nett. Jadi gak ribet harus mengeluarkan kelebihan uang lagi untuk bayar pajaknya ya.

Paket yang ada di Hotel Bandara Syariah
Pilihan menunya? Sudah pasti banyak. Saya sebutkan salah satu pilihan ya. Ada rujak tahu untuk appetizernya, nasi putih, ayam lada hitam untuk main coursenya, sop sayur/soto ayam, sambal kentang ati untuk side dish-nya, capcay untuk memenuhi kebutuhan sayurnya, kerupuk, sambal, dan acar sebagai pelengkap, dan puding untuk hidangan penutupnya. Jangan khawatir perut langsung penuh saat berbuka, karena sebelum makanan berat itu dihidangkan, ada takjil yang sudah disediakan gratis. Jadi, tidak khawatir langsung masuk makanan berat ya.

Oh iya, selain menyediakan paket buka puasa, Hotel Bandara Syariah juga menyediakan paket kamar yang lagi-lagi menggratiskan takjil dan makan malam dengan harga tetap. Wih! Ramadhan memang bulan yang penuh berkah ya. Jadi untuk yang mudik dan khawatir lelah, bisa beristirahat dulu di hotel ini. Pesan langsung bisa klik di websitenya atau di nomor telepon 0721 7697000.

Hotel Bandara Syariah

Hotel Bandara Syariah
Jl. Raya Natar, Km. 21 Candimas Natar Lampung Selatan
Telp. 0721 7697000

28 Mei 2018

Tempat Berbuka Puasa di Lampung

Halo semuanya!

Masih semangat ya puasanya di sela-sela ajakan buka bersama yang kadang terpaksa gak bisa terpenuhi karena jarak dan waktu. Atau ajakan yang hanya sekedar wacana dari tahun ke tahun, hehe.

Seperti yang saya alami di satu komunitas saya. Ini memang komunitas yang sampai sekarang masih ada tapi sudah ganti generasi, dan ceritanya kami ini generasi tua yang sudah tidak lagi tercatat namanya dalam kepengurusan, haha. Kami terkumpul dalam satu grup chatting yang tujuannya supaya kami tetap bisa berkumpul meski hanya di dunia maya. Pada kenyataannya yang terjaring adalah orang-orang yang super sibuk dan kalau chatting pasti bisa dihitung dengan jari dalam 1 tahun itu.

Tapi entah kenapa grup inilah yang suka buat saya tertawa. Bahasan kami dalam grup tidak selalu serius, bahkan banyak tawa dan sering hanya sekedar numpang lewat. Tapi saya bisa bayangkan ekspresi mereka seperti dulu saya bercengkrama dengan mereka secara langsung.

Tahun kemarin, kami merencanakan untuk berbuka puasa bersama, tapi jawaban yang diutaran selalu sama untuk setiap orang; "Ikut aja saya mah,". Uniknya jawaban itulah yang buat rencana itu jadi sekedar wacana. Sampai saya tulis cerita ini, saya pingin ketawa dengan jawaban itu. Sampai lebaran bubar, sampai tahun depannya pun ya hanya sekedar wacana saja.

Tetep.. baru dateng sudah langsung mejeng hehe
Rombongan bapak-bapak
Alhamdulillah tahun ini tanpa rencana yang berkepanjangan, akhirnya momen buka puasa bersama bukan lagi wacana. Tanpa banyak janjian, kami sepakati untuk berkumpul di salah satu tempat makan yang ada di Bandar Lampung. Tidak sulit untuk mencari tempat makan dengan plang nama Nasi Uduk Betawi Saleh. Dari jalan utama Teuku Umar, belok kiri sebelum Mall Boemi Kedaton ke Jl. Sultan Agung. Dari beberapa puluh meter, spanduk Nasi Uduk Betawi Saleh sudah terpasang untuk mengarahkan kita kesana. Tepat di sebelah kiri jalan, kita akan mendapati tempat makan ini tidak terlalu besar tapi bersih. Dindingnya yang diberi aksen wallpaper motif bunga kuning emas memberi kesan hangat dan ramah.

Waktu saya sampai disana, jam sudah menunjukkan hampir pukul 18.00. Padahal janjiannya pukul 17.00 hehe, maklum lah ya rumah saya lumayan jauh dan harus melewati beberapa titik kemacetan juga. Pantas, sudah banyak pengunjung yang menanti waktu berbuka. Dan... saya yang memang dari sebelum ini sudah penasaran dengan nasi uduknya harus rela menunda kembali rasa penasaran saya. Pasalnya, saya sudah gak kebagian nasi uduk! Hiks!

Sebagai gantinya, kami disodori banyak menu buka puasa. Ada nasi putih yang dari aroma pandannya sudah terasa enak dan pulen. Untuk teman nasinya, ada sambal telur, orak arik tempe kacang, sayur asem, bihun goreng, telur dadar, tempe dan tahu goreng, serta paru goreng yang baru kali itu saya coba. Sambal disini ada dua macam, sambal merah dan sambal kacang. Dua-duanya selera saya, tidak terlalu pedas. Pas!

Nah, untuk kamu yang sedang mencari tempat buka puasa di sekitaran Bandar Lampung, coba deh kesini. Kemarin saya juga dikasih kartu namanya. Kalau saya sudah berjanji pada diri sendiri mau kesini lagi. Pokoknya masih penasaran deh sama nasi uduknya yang belum kesampaian. Kalau untuk teman-temannya nasi sudah saya verifikasi, pas sesuai selera.

Cuss langsung aja kesana ya
Seperti biasa, selesai acara makan yang disela dengan melerai para krucil rebutan mainan, kami berfoto. Bahkan dari sebelum waktu berbuka. Sayang dong momen seru seperti ini tidak diabadikan. Meskipun yang kumpul hanya enam orang dari banyak anggota di grup chatting itu, tapi rasanya sudah ramai dan kami bahagia.

Emak-emak pada ngatur barisan untuk foto, yang paling heboh sih emak Jams :-D

Siaaappp
Alhamdulillah, ini baru 6 anggota grup, gimana kalo semua dateng coba?

Ada yang modus njodohin anak kayaknya wkwk


Di akhir sesi perpisahan (kayak mau kemana gitu ya), kami saling bertanya; "Lebaran kumpul dimana lagi?". Dalam hati, jujur saya tidak ingin mendengar jawaban yang akan memicu wacana lagi, haha.

20 Mei 2018

Resep Andalan Untuk Sahur


Assalamualaikum...

Selamat menunaikan ibadah puasa, semuanya! Dalam otak ini sudah berjubel cerita yang ingin ditulis, apa daya waktu tak banyak. Jadilah baru bisa menulis ketika hari libur tiba. Alhamdulillah, dipertemukan kembali dengan Ramadhan yang berkah. Entah ya, setiap Ramadhan akan menjelang kemarin, saya selalu ingin menangis ketika melihat spanduk-spanduk menyambut Ramadhan bertebaran, lihat iklan dengan nuansa Ramadhan, dan terlelbih lagi lihat model gamis terbaru di pasar swalayan, hehe. Bikin mupeng, pastinya!

Oh iya, saya mau cerita sedikit tentang Ramadhan kali ini. Alhamdulillah Ramadhan kali ini Allah Allah berkenan memberi kami tempat tinggal sendiri. Jadi, Ramadhan kali ini perdana misah dari rumah orang tua. Sempat berfikir sih, bisa gak ya menyiapkan sahur dan buka sendiri tanpa orang tua? Tapi kalau tidak pernah mencoba ya selamanya juga tak akan pernah bisa ya. So, dengan bismillah saya memasuki Ramadhan yang baru.

Hal pertama yang saya fikirkan adalah bagaimana mengatur waktu untuk menyiapkan menu sahur dan berbuka setiap harinya. Secara, saya dan suami adalah para pekerja luar rumah yang baru sampai rumah paling siang pukul 16.30. Jadi, bisa terbayang kan bagaimana harus buru-burunya saya untuk menyiapkan menu berbuka puasa. Ya, walaupun bisa beli lauk dan sayur matang, tapi saya dan suami lebih suka masakan sendiri. Selain lebih hemat, bahan makanan yang dimasak sendiri sudah terjamin sehat dan bersihnya (#lagiberteori).

Kedua, kalau saya telat masak, pastinya akan berdampak juga ke jadwal berangkat tarawihnya. Ini nih perdana kami tinggal dimana mushola tidak dekat rumah. Terbiasa dengan rumah orang tua dan mertua yang masjidnya di samping rumah, jadi bisa agak santai berangkatnya, hihi. Kali ini kami harus berkendara untuk menuju mushola terdekat. Bisa sih jalan kaki, tapi takut terlambat karena lumayan juga jaraknya.

Alhamdulillah lagi, sore menjelang Ramadhan kemarin, kakak ipar saya membawakan rendang sepulang suami nyekar ke makam Almarhum Bapak, kakak, dan mbah kami. Lumayan bisa untuk sahur. Jadi saya hanya tinggal menyiapkan sayurnya saja, hehe. Favorit saya kalau lagi puasa begini sih, sayur yang berkuah segar. Biasanya sayur sop, sayur asem, atau bening siwil ala saya.

Nah, untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan sahur atau buka, atau yang ingin praktis, bisa dicoba resep sayur bening ala saya. Ini buatnya praktis sekali, cepat, dan gampang. Tapi tetap pakai feeling perempuan untuk cita rasa pasnya ^^

Penampakan sayur ala aku ^^

Resep Bening Siwil Ala Saya

Bahan :
5 bonggol siwil (atau ceriwis, atau tunas kol)
1 buah tomat
3 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 ruas kencur
1 lembar daun salam
Garam dan gula secukupnya

Cara membuat :
  • Cuci bersih siwil dengan memisahkannya per lembar. Rebus dengan air mendidih hingga agak layu.
  •  Iris semua bumbu (kencur saya geprek biar lebih terasa).
  • Goreng bawang merah dan bawang putih hingga harum, kemudian masukkan ke dalam rebusan siwil tadi.
  •  Masukkan juga daun salam, kencur, garam, gula, dan terakhir tomat.
  • Didihkan sampai dirasa siwil sudah matang.
  • Taraaa... sudah jadi bening siwil ala saya.
Yakin, ini seger banget dimakan hangat sama lauk apapun. Oke, ini cerita di awal Ramadhan saya. Besok saya lanjutkan ceritanya ya. See you!