Halaman

17 Mei 2019

BPN Day 12 : Tutorial Hijab Segala Acara Ala Saya

Assalamualaikum, Ladies! Gimana kabar menjelang weekend? Sudah banyak agenda kah? Rapih-rapih rumah pumpung libur, atau buka puasa bareng, atau ada yang mau pergi arisan, atau jalan-jalan santai sambil ngabuburit? Apapun kegiatannya, semoga akhir pekan kita menyenangkan dan bermanfaat ya!

Oh iya, pernah gak sih kalau mau jalan-jalan santai atau ke tempat arisan suka bingung mau pakai hijab model apa? Hehe, walaupun sekarang bertebaran model hijab instan yang praktis dipakai, tapi saya pribadi masih lebih suka pakai hijab asli yang bisa dimodel macam-macam. Biasanya saya sesuaikan juga dengan acaranya. Kalau lagi santai, kadang pakai hijab instan atau hijab biasa tanpa banyak asesoris. Kalau kerja, pakainya lebih ke model formal. Tapi kalau ke pesta, biasanya saya suka modelin hijab ala-ala saya dengan tambahan asesoris seperti bros.


Kali ini, saya coba bagi beberapa model hijab yang saya sering pakai. Mulai dari hijab yang bisa dipakai santai, sampai hijab untuk ke pesta.

1. Hijab santai
Selain hijab instan, saya biasanya pakai hijab segiempat atau pasmina yang sederhana. Cara pakainya juga gampang banget. Untuk hijab segiempat, cukup dilipat membentuk segitiga (kalau saya biasa gak sampai ujung, jadi ada sedikit sisa bahan di sisi kanan dan kirinya). Lalu tinggal bentuk ke wajah dan sematkan jarum pentul atau peniti di bagian bawah dagu. Untuk bagian depan kan ada 2 sisi ya. Saya biasa tarik satu sisi ke sisi lainnya. Misalnya sisi kiri saya tarik ke bahu kanan dan sematkan jarum pentul. Lalu sisi kanan pun saya tarik ke bahu kiri dan sematkan bros. Jadi deh.

Saya pakai inner yang besar
2. Hijab kerja
Sebagai perempuan yang bekerja dan punya seragam, saya pun bisa sedikit memodifikasi model hijab yang saya pakai. Asal warnanya sama kan gapapa ya, hehe. Ada 3 macam model hijab yang biasa saya pakai ke tempat kerja. Ketiganya sama-sama saya suka dan gak terlalu ribet juga kok pakainya.

Model pertama, hampir sama dengan model hijab santai. Hijab segiempat saya lipat berbentuk segitiga dan pakai seperti biasa. Lalu sisi sebelah kiri saya tarik dahulu ke bahu kanan dan sematkan dengan jarum pentul. Untuk sisi kanan, saya tarik melewati bahu dan melingkar hingga di atas kepala lalu sematkan jarum pentul atau bros. Jadinya seperti ini.
Model ini cocoknya untuk bahan hijab yang gak terlalu tebal
Model kedua, saya masih pakai hijab segiempat tapi tidak saya bentuk segitiga. Pakai hijab segiempat dengan salah satu sisinya jauh lebih pendek dari sisi lainnya. Sematkan jarum pentul atau peniti di bawah dagu. Lalu dengan sedikit mengambil bagian dari sisi panjang tadi, tarik melewati bahu hingga melingkar di atas kepala dekat telinga. Sematkan dengan peniti atau bros. Rapikan bagian depan dan samping-sampingnya. Biasanya saya sematkan jarum pentul lagi di bagian bahu supaya hijab tetap rapi saat banyak kegiatan dilakukan.

Biasanya saya sematkan jarum pentul di bahu kanan itu
Ini penampakan utuhnya
Model ketiga, saya pakai pashmina. Pakai pashmina ini lebih praktis menurut saya dan langsung rapi juga jadinya. Caranya, pakai pashmina dengans alah satu sisi jauh lebih pendek dari sisi lainnya dan sematkan dengan jarum pentul atau peniti. Kemudian sisi yang panjang tarik melewati bahu dan melingkar ke kepala. Sematkan jarum atau bros di atas telinga. Rapihkan dan siap.
Penampakannya hampir sama dengan model yang kedua
3. Hijab pesta
Kalau sedang santai, saya suka modifikasi hijab untuk pergi ke acara pesta pernikahan atau hajatan lain. Agak ribet tapi tetap bisa dipraktekkan dengan hasil yang berbeda dari hijab santai maupun hijab untuk ke tempat kerja. Untuk model hijab pesta ini lebih cocok menggunakan bahan hijab dengan bahan jatuh dan tidak terlalu tebal.

Caranya, pakai inner hijab yang lebih besar (bukan ciput biasa) atau bisa juga pakai hijab tipis seperti biasa. Lalu ambil ciput berenda dan pakai berlapis di atas hijab atau inner tadi. Lapisan ketiga adalah hijab luar segiempat yang dibentuk segitiga, lalu pakai di kepala. Bawa satu sisi ke arah belakang telinga, tutup dengan sisi sebelahnya lagi dan sematkan jarum pentul. Sisi yang panjang tadi, buat draperi dengan menyematkan jarum pentul lagi di kepala agak ke belakang. Selesai.

Penampakan samping
Nah itulah beberapa tutorial hijab ala saya. Semoga menginspirasi ya. See you!

Baca juga : Kreasi Seserahan DIY

16 Mei 2019

BPN Day 11 : Tips Meminimalkan Waktu Memasak Ketupat

Heuheu... sudah masuk di 10 hari kedua bulan Ramadhan. Sebentar lagi masuk tanggal 15 Ramadhan yang mana biasanya ada tradisi untuk berbagi nasi berkatan atau kadangkala ada juga yang berbagi ketupat lengkap dengan lauk dan sayurnya.

Salah satu hal yang biasanya jadi kendala adalah menyiapkan ketupatnya. Agar lebih praktis, biasanya kita bisa membeli di pasar. Lumayan memakan waktu kalau harus mencari janur kuningnya dulu dan menganyamnya jadi kulit ketupat. Cukup merepotkan juga kan? Nah, kalau kulit ketupat sudah didapat, baru memasaknya. Satu hal lain yang banyak memakan waktu adalah memasak ketupat.


Memasak ketupat secara tradisional memang punya keseruan tersendiri. Apalagi kalau menjelang lebaran dimana waktu itulah hampir semua anggota keluarga sudah berkumpul. Memang lama sih, karena harus memasaknya hingga sekitar 8 jam! Di samping itu, air dalam dandang besar juga harus selalu ditengok agar tidak sampai kering. Juga, harus jaga api kalau masaknya diluar rumah dan pakai kayu bakar (biar sekalian seru-seruan juga, pengalaman di keluarga suami saya begitu, hehe). Kalau masak pakai kompor gas, cukup menguras gas juga.

Untungnya sekarang sudah ada panci ajaib bernama presto. Ini panci andalan keluarga ibu saya untuk masak masakan apapun dengan cepat dan praktis. Termasuk ya masak ketupat ini. Dibanding dengan masak ketupat secara tradisional, masak dengan presto jauh lebih hemat waktu. Pasalnya, hanya butuh waktu sekitar 1-1,5 jam saja!

Beneran deh, sudah beberapa kali lebaran dan ibu saya selalu masak ketupat dengan presto dengan cepat. Mau tahu caranya? Saya bagi ya!

1. Buat isian ketupat seperti biasa.
2. Masukkan ketupat ke dalam panci presto, disesuaikan saja dengan ukuran pancinya. Jangan terlalu penuh.
3. Masukkan air hingga semua ketupat terendam. Tutup panci presto dengan tepat.
4. Masak hingga sekitar 1 jam atau setelah panci mendesis, biarkan lagi hingga 45 menit lagi.
5. Matikan kompor, tunggu hingga desisan panci presto hilang, baru bisa dibuka.
6. Yeaayy ketupat sudah matang dengan sempurna. Tinggal ditiriskan dan digantung supaya lebih awet.

Bagaimana? Mau coba panci presto untuk masak ketupat? Hayuklah, bisa menghemat gas dan waktu. Jadi bisa melanjutkan pekerjaan lainnya. Selamat mencoba ya!

15 Mei 2019

BPN Day 10 : Hati-Hati, 5 Hal Ini Menyebabkan Mulut Anda Berbau Naga

Pernah mengalami hal yang membuat tidak percaya diri ketika akan menghadapi orang lain atau bahkan beberapa orang? Saya pernah, yaitu saat harus tetap bekerja dan menghadapi orang lain saat berpuasa. Pasalnya tidak bisa dipungkiri bahwa ketika berpuasa, mulut kita akan berbau tidak sedap. Memang kaum muslimin percaya bahwa bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW,

"Sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi." HR. Muslim.

Salah satu cara mengatasi bau mulut saat puasa ya sikat gigi menjelang imsak dan setelah berbuka puasa.

Tetapi, kalau setelah sikat gigi, mulut tetap berbau tak sedap, apakah bau mulut tadi hanya karena faktor berpuasa? Rupanya ada beberapa hal yang menyebabkan bau mulut di samping sedang berpuasa.


1. Adanya masalah gigi dan gusi
Gusi bengkak atau masalah gigi berlubang tentu saja bisa menyebabkan bau mulut. Bakteri yang bersarang di gigi berlubang lah yg menjadi penyebab membusuknya sisa makanan yang tertinggal di sela gigi berlubang tersebut.

2. Adanya gangguan dalam mulut yang disebut xerostomia
Xerostomia yaitu terganggunya produksi air liur yang disebabkan oleh bakteri sehingga rongga mulut menjadi kering dan menyebabkan bau tak sedap.

3. Penyakit saluran pencernaan
Adanya penyakit maag dan saluran pencernaan lainnya yang disebabkan oleh bakteri juga dapat menyebabkan bau mulut tak sedap. Penyakit asam lambung misalnya, menyebabkan kurang berfungsinya otot bawah esofagus yang mengakibatkan asam lambung keluar dari lambung dan kembali hingga ke rongga mulut. Asam dari lambung inilah yang menyebabkan bau tak sedap.

4.Sinusitis
Mungkin sebagian orang tidak begitu faham bahwa sinusitis pun bisa menyebabkan bau mulut. Sinusitis akan menghasilkan lendir berbau yang mengalir ke tenggorokan. Pada umumnya, penderita sinusitis tidak peka terhadap bau, makanya sering tidak menyadari bahwa aroma mulut mereka tidak sedap.

5. Makan makanan beraroma menyengat
Kalau yang satu ini, mungkin sifatnya hanya sementara waktu. Makan bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay mentah bisa menyebabkan bau mulut tak sedap. Bahkan terlalu banyak makan produk susu dan keju juga bisa memicu aroma tak sedap ketika berbicara.

Nah, itulah 5 hal yang bisa menyebabkan aroma mulut tak sedap. Meskipun sedang berpuasa dan seringkali mulut berbau tak sedap, tapi bisa kita minimalkan dengan beberapa cara, bukan? Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Baca juga : Menghilangkan Bau Mulut Ketika Puasa

14 Mei 2019

BPN Day 9 : 5 Bahan Alami Ini Bisa Putihkan Gigi Anda

Menjelang hari ke 10 Ramadhan, apa kabar puasa Anda? Masih tetap semangat ya! Mungkin ada sebagian Anda yang sudah punya banyak agenda buka puasa bersama keluarga, teman, atau saudara. Memang momen Ramadhan ini punya kesan tersendiri yang bisa mengumpulkan teman lama dengan dalih buka puasa bersama. Teman lama yang dalam setahun jarang ketemu pun, secara ajaib bisa diajak ngobrol dan makan malam bersama. Suatu keberkahan bukan?

Nah sering merasa minder gak sih kalau pas ketemu teman atau saudara, gigi kita tidak bersih dan tidak terlihat putih? Saya juga begitu soalnya, hehe. Kali ini saya akan bagikan beberapa tips untuk memutihkan kembali gigi yang kekuningan dengan bahan alami yang tentunya minim dan bahkan tanpa efek samping.

Sebenarnya gigi tidak putih lagi itu yang menyebabkan ya kita juga. Mulai dari rutinnya minum kopi atau teh yang mengandung kafein, kebiasaan merokok, atau malasnya menyikat gigi hingga sisa-sisa makanan masih menempel dan lama-kelamaan membusuk di gigi.


Untuk mengembalikan warna alami gigi, ada beberapa bahan alami yang mudah didapat di sekitar kita. Apa saja itu? Yuk simak!

1. Siwak
Siwak merupakan dahan atau akar pohon Salvadora Persica yang sudah dikenal lama dapat membersihkan gusi dan gigi. Rasulullah pun sejak dulu sudah menyunahkan untuk bersiwak sesering mungkin. Rupanya siwak ini tidak hanya berfungsi sebagai pembersih gusi dan gigi saja, tapi juga bisa memutihkan gigi.

2. Lemon dan baking soda
Kandungan pH yang tinggi pada buah lemon dapat membantu membunuh bakteri yang ada pada gigi sehingga dapat menjaga kebersihan gigi. Untuk memutihkan gigi, Anda dapat menggunakan perasan lemon yang dicampur dengan baking soda. Kemudian campuran ini bisa Anda gunakan seperti pasta gigi untuk menyikat gigi Anda.

3. Kulit pisang
Siapa yang suka makan pisang? Nah, setelah makan pisang sebaiknya jangan terburu-buru untuk membuang kulitnya, karena kulit pisang ini bisa Anda manfaatkan untuk memutihkan gigi. Caranya cukup gosokkan kulit pisang bagian dalam ke permukaan gigi Anda.

4. Garam
Bumbu dapur yang satu ini juga bisa Anda gunakan untuk memutihkan gigi. Bahkan garam juga sudah dikenal sejak lama dapat membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan berkumur setiap hari dengan air garam.

5. Daun sirih
Dulu, sewaktu kecil saya suka memperhatikan nenek saya mengunyah sirih hingga mulutnya berwarna merah. Rupanya, daun sirih ini dapat menguatkan gigi, menghentikan perdarahan pada gusi, bersifat antibakteri, dan tentu saja dapat memutihkan gigi. Cukup dengan mengunyah daun sirih hingga lumat atau bisa juga dihaluskan terlebih dahulu untuk kemudian Anda oleskan ke permukaan gigi.

Itulah beberapa tips untuk mengembalikan warna putih gigi Anda. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga : Bye Bye Geraham Bungsu

13 Mei 2019

BPN Day 8 : Bye Bye Jerawat

Jerawat adalah salah satu masalah kulit wajah yang umum dialami oleh sebagian orang. Biasanya tumbuhnya jerawat ini dimulai dari masa pubertas karena perubahan hormon reproduksi pada usia remaja itu. Walaupun ada beberapa orang yang biasa-biasa saja kalau tumbuh jerawat, tapi tetap saja sebagian orang tidak nyaman dengan adanya jerawat di wajah ini. Apalagi kalau menjelang hari-hari tertentu seperti wisuda, lamaran, pernikahan, atau lebaran, wah banyak yang cepat-cepat ingin menghapus jerawat itu ya.


Nah, kali ini saya akan bagikan beberapa tips untuk menghilangkan jerawat dengan waktu yang relatif singkat dan dengan bahan-bahan yang alami. Apa saja itu?

1. Bersihkan wajah secara teratur
Salah satu penyebab timbulnya jerawat adalah kurangnya kebersihan wajah. Sisa make up, debu dan kotoran yang menempel di wajah, jika tidak dibersihkan maka akan menyumbat pori-pori wajah yang menyebabkan timbulnya jerawat. Maka, bersihkan wajah secara teratur setelah bepergian atau setelah mengaplikasikan make up. Bersihkan wajah dengan milk cleanser dan toner yang cocok di wajah sebelum tidur.

2. Konsumsi sayur dan buah
Mengkonsumsi makanan cepat saji dan berkadar lemak tinggi dapat memicu peradangan lebih lanjut pada jerawat. Maka, sebaiknya hindari makanan-makanan tersebut dan gantilah dengan mengkonsumi banyak sayur dan buah. Kandungan vitamin dalam sayur dan buah dapat menutrisi kulit dari dalam.

3. Kompres jerawat dengan es batu
Kalau sedang ingin buru-buru menghilangkan peradangan akibat jerawat, mengkompres jerawat dengan es batu bisa menjadi salah satu pilihan. Cukup bungkus es batu dengan sehelai sapu tangan dan tempelkan pada jerawat. Hal ini memang tidak langsung menghilangkan jerawat tapi setidaknya efek peradangan bisa dikurangi.

4. Masker lidah buaya
Kalau ingin lebih intens lagi mengurangi jerawat, Anda bisa menggunakan beberapa tanaman yang ada di sekitar rumah. Salah satunya adalah Lidah buaya. Tanaman yang satu ini memang punya banyak manfaat. Selain bisa dikonsumsi, lidah buaya juga bisa digunakan sebagai masker untuk wajah berjerawat. Tinggal ambil daging lidah buaya, haluskan, lalu tempelkan di wajah sebagai masker dan diamkan beberapa saat. Selain itu, lidah buaya juga bisa dicampurkan dengan toner yang bisa disemprotkan ke wajah kapanpun Anda ingin.


5.Masker Lemon
Buah yang mengandung banyak vitamin C ini dipercaya ampuh untuk menghilangkan jerawat sekaligus bekasnya. Cukup dengan mengoleskan langsung air perasan jeruk lemon ke permukaan wajah dan tunggu sekitar 15 menit. Kemudian bilas dengan air bersih.

Anda juga bisa mencampurkan air perasan lemon dengan madu dan gunakan seperti masker biasa. Tunggu hingga sekitar 15 menit baru dibilas dengan air hangat.

Itulah beberapa tips untuk mencegah dan menghilangkan jerawat. Pada intinya adalah bagaimana kita merawat tubuh kita termasuk kulit wajah. Jangan lupa bersyukur dan bahagia ya! Semoga bermanfaat!