Halaman

24 Oktober 2017

Hanya Daikin pilihannya untuk AC nyaman dan Hemat Energi

Beberapa minggu lalu, aku bersama seorang rekan kerja mengunjungi sebuah perusahaan untuk diajak bekerja sama. Ketika kami sampai di depan kantornya, rupanya sedang ada pengerjaan instalasi AC. Mataku menangkap mobil pick up dan kardus pembungkus AC yang akan dipasang. Merknya Daikin. Sementara kami menuggu tuan rumah menemui kami, rekan kerjaku itu bilang begini,

"Ini nih AC yang bagus. Dari dulu gak kalah sama yang lain. Bandel!" Aku mengangguk dan ber-o sambil sekilas melihat teknisi yang sedang mengerjakan instalasi AC itu.

Dalam fikiranku, kalau besok mau pasang AC, berarti harus Daikin dong. Tapi, kemudian yang banyak membebani adalah, apakah biaya listriknya tidak membengkak? Karena ada beberapa fakta seputar AC yang mungkin harus dicermati oleh penggunanya. Jadi harus pandai mencari AC hemat energi.

·         Sekitar 50% tagihan listrik adalah untuk membayar penggunaan AC?
·         Penghematan penggunaan AC hingga 50% dapat menurunkan tagihan listrik anda sebesar 30%
·         AC Daikin dapat memberi solusi untuk menurunkan tagihan listrik anda

Lalu, teknologi apa yang Daikin terapkan untuk membuat AC ini terasa sempurna?

1. Teknologi Inverter
Sebagian orang mungkin belum terlalu mengerti tentang teknologi ini. Dibanding dengan teknologi non-inverter, AC dengan teknologi inverter memang terlihat lebih mahal. Tapi di balik "lebih mahal"nya itu, ternyata menyimpan kehematan yang cukup besar.


Perbedaan yang cukup signifikan antara AC inverter dengan AC non-inverter terletak pada proses kerja kompresornya. Pada AC non-inverter, kompresor AC akan bekerja cukup keras hingga mencapai suhu yang disetel. Ketika sudah mencapai suhu yang disetel, maka kompresor AC akan berhenti bekerja hingga suhu ruang berubah menjadi lebih tinggi. Prosesnya akan berulang seperti awal hingga mencapai suhu yang disetel kembali. Proses ini terus berulang selama pemakaian AC. Tentu, fluktuasi ‘mati-hidup-mati-hidup’ ini yang akan membuat boros listrik.

Sedangkan pada AC inverter, pada prinsipnya adalah kompresor tidak ‘mati-hidup-mati-hidup’ melainkan mengatur kecepatannya sehingga akan menjaga suhu tetap stabil. Teknologi ini dapat mengurangi daya yang terbuang dan menyimpan energi hingga 50% lebih banyak. 

https://acdaikin.com
2. Teknologi R-32


Meskipun terdapat banyak jenis refrigeran, tetapi AC Daikin menggunakan refrigeran terbaru yang lebih efisien. Refrigeran R-32 dapat memindahkan panas secara efisien sehingga akan mengurangi konsumsi listrik hingga 10% dibanding dengan AC yang menggunakan refrigeran lain. R-32 juga berdampak kecil pada lingkungan dan terbukti memiliki potensi pemanasan global (GWP) sepertiga lebih rendah dibanding dengan refrigeran yang banyak digunakan saat ini, seperti R-22 dan R-410A.


Perbandingan dampak lingkungan antara refrigeran R-32 dengan refrigeran lainnya :

https://www.daikin.co.id

Dengan dua teknologi tersebut, maka menggunakan AC Daikin Inverter R-32 memiliki keuntungan :
  • Lebih cepat mencapai suhu yang diinginkan
  •  Lebih hemat energi hingga 50% dibanding AC non-inverter karena mengkonsumsi lebih sedikit daya listrik
  • Fluktuasi suhu hampir tidak terjadi sehingga lebih nyaman
  • Dapat menghindari beban yang berlebihan pada saat AC dijalankan
  • Lebih tenang dan tidak berisik

Jadi, sudah lebih terbuka kan kalau mau pasang AC di rumah? Kalau AC, ya Daikin!

Referensi :
https://www.daikin.co.id
http://exodos.co.id/
https://acdaikin.com/
https://www.arjunaelektronik.com

Tidak ada komentar: