Halaman

06 Juni 2018

Tips Mudik

Beberapa hari yang lalu, ada petugas dari BKKBN datang ke rumah dan meminta wawancara sedikit. Salah satu pertanyaan yang ia sodorkan pada saya adalah apa pendapat saya mengenai mudik lebaran. Saya jawab biasa saja, tidak masalah walaupun akan berdampak pada kemacetan di sebagian besar ruas jalan. Karena moment lebaran itu berbeda dengan moment lainnya dalam satu tahun.

Mudik
Saya pernah sekali merasakan mudik lebaran, yaitu ketika saya bekerja di Palembang sedangkan orang tua saya di Lampung. Saat itu, saya masih sendiri dan transportasi yang memadai hanya kereta api. Waktu itu, masih jarang sekali orang yang punya ponsel cerdas seperti sekarang. Jadi, aplikasi untuk pemesanan tiket online pun masih belum ada (setahu saya). 

Untuk mudik ke Lampung, saya harus memesan tiket kereta api dari jauh-jauh hari. Makanya waktu itu saya paling semangat untuk cepat-cepat lihat jadwal libur lebaran, supaya bisa cepat pesan tiket. Untuk memesan tiket saja, hanya ada dua cara. Langsung ke stasiun kereta api atau mencari di agen tiket resmi. Belum ada pemesanan tiket di minimarket seperti sekarang. Jadi, kalau tidak cepat-cepat ya akan kehabisan. Ironisnya, waktu itu PT. KAI masih memberlakukan tiket penumpang berdiri. Artinya, ketika banngku sudah habis, penumpang masih bisa memesan tiket tanpa bangku, jadi ya berdiri sepanjang perjalanan.

Kalau mengingat itu, saya jadi tertawa. Apapun caranya, duduk atau berdiri, berdesakan atau lapang, tidak masalah asalkan bisa pulang waktu lebaran. Alhamdulillah sekarang saya tidak perlu mudik jauh-jauh karena rumah orang tua saya dan orang tua suami masih di provinsi yang sama dan jaraknya pun tidak jauh. Jadi, dalam satu hari pun kami bisa berpindah tempat dengan mudah.

Nah, saya akan berbagi sedikit tips untuk yang mau mudik, baik menggunakan transportasi darat, laut, maupun udara.

1. Niatkan mudik untuk bersilaturahmi
Iya, karena niat ini penting lho. Usahakan niatnya untuk bersilaturahmi, jadi pahalanya juga akan dapat kan. Bukan hanya dijadikan sebagai rutinitas lebaran saja, atau malah ingin pamer kesuksesan, hehe. Tidak lah ya.

2. Jaga kesehatan
Sebelum mudik, persiapkan diri dengan menjaga kesehatan. Usahakan untuk beristirahat cukup sehingga saat mudik, badan tidak terlalu diporsir hingga kelelahan. Apalagi bagi yang mudik dengan kendaraan umum, jangan sampai mengantuk yang berlebihan hingga mengundang lirikan orang jahat.

3. Cek kendaraan
Bagi yang mudik menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan, jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat. Pastikan kendaraan dalam keadaan prima sehingga perjalanan menjadi lancar.

4. Pesan tiket dengan agen resmi
Bagi yang mudik menggunakan transportasi umum dan memerlukan tiket, sekarang sudah banyak agen tiket resmi dan online. Jadi bisa lebih mudah menentukan tanggal dan harganya pun transparan. Tidak pakai calo lagi yang kadang bisa menipu. Hal penting satu lagi tentang tiket adalah usahakan untuk pesan tiket dari jauh hari, supaya tidak kehabisan dan masih bisa pilih tempat duduk.

5. Bawa barang secukupnya
Hal ini berlaku untuk yang pakai kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Biar penumpang lain juga nyaman, bawalah barang seperlunya saja. Jadi bagasi pun tidak penuh sesak dengan barang kita. Lagipula, ini mudik yang hanya beberapa hari saja, bukan pindah rumah :)

6. Bawa uang secukupnya
Untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, bawalah uang tunai secukupnya saja. Sedangkan untuk keperluan di tempat tujuan, bisa menggunakan ATM yang kini sudah tersebar dimana-mana.

Anda bisa menyimpan uang ini di ATM saja
7. Hindari perhiasan mencolok
Karena ini mudik dan bukan pergi ke pesta, sebaiknya hindari memakai perhiasan yang mencolok. Gunakan perhiasan yang wajar seperti cincin atau anting-anting saja.

8. Hati-hati menerima pemberian orang lain
Jangan mudah menerima pemberian makanan atau minuman dari orang yang tidak dikenal. Terkadang, modus pencuri di dalam kendaraan umum adalah dengan mencampur obat tidur ke dalam makanan atau minuman, sehingga korban tidak sadarkan diri dan pencuri dengan bebas mengambil barang-barang korbannya.

9. Bawa obat-obatan pribadi
Seringkali di tengah perjalanan, badan mulai terasa tidak enak karena mungkin masuk angin atau mabuk perjalanan. Oleh karena itu, bawalah obat pribadi ringan seperti minyak kayu putih, obat luka, obat sakit kepala, atau obat mabuk perjalanan.

Obat-obatan
10. Bawa baterai cadangan atau power bank
Hal terakhir ini tidak bisa dilepaskan lagi dari kehidupan sehari-hari. Apalagi saat perjalanan jauh. Selalu jaga kondisi baterai agar tidak habis sehingga ketika dalam keadaan darurat, ponsel selalu siap digunakan.

Nah, semoga sedikit tips dari saya dapat membantu Anda yang akan mudik lebaran tahun ini. Hal paling penting dan utama adalah selalu berdoa dan meminta perlindungan dari Allah SWT.

Next post, saya akan tulis resep yang bisa dibuat untuk menemani ketupat lebaran. See you!

Tidak ada komentar: