Halaman

02 Oktober 2010

BAHASA KITA

: Rindu


Apa kabarmu, rama?
Dari beranda rumahku, hujan mulai menyapa
Sama seperti senja kala itu
Ketika masing-masing kita hanya punya satu bahasa
: kau bilang itu cinta

Bagiku, rama
Kita hanya bisa melafalkan cinta tanpa pernah bisa menerjemahkannya
Sama seperti hujan kali ini
Kita hanya bisa merasakannya sebagai luruhan doa-doa
Tanpa pernah bisa menerjemahkan tiap rintik yang jatuh di gigil daun dan pucuk rumput

Apa kabarmu, rama?
Dari beranda rumahku, hujan mulai menyapa
Sama seperti senja kala itu
Tapi kini kita punya dua bahasa
: cinta
: rindu


Palembang, 25 Juni 2010

2 komentar:

sapta mengatakan...

ehmmmm.. wah puisinya... bagus banget.. siap neh tokoh tokoh yg tersebut... itu..

lia mengatakan...

hm.. ada deh.. :P