Halaman

25 September 2015

One Month Anniversary (Telat sih, hehe)

Alhamdulillah..
Satu bulan lebih kita bersama. Menjalani kehidupan baru yang belum pernah kita lalui sebelumnya. Masih terlalu banyak keindahan, kegembiraan, kebahagiaan, meski kadang terselip satu kesedihan karena mungkin kita belum saling paham. Belum banyak yang kita mengerti tentang keluarga kita. Tak dipungkiri, terkadang kita masih canggung dalam berkomunikasi dengan mereka, dengan ibu bapak kita, dengan kakak adik kita meski kita telah sangat berusaha untuk biasa saja.

Keluarga dari pihak Mamas || rame :D

Keluarga dari pihakku || rame juga sih :D
Satu bulan lebih kita bersama. Kita mulai terbiasa berbagi apapun. Berbagi makan, berbagi minum, berbagi tempat beristirahat...
Ooo

Hehe.. sebenarnya tulisan itu pengen aku posting pas tanggal 15 September kemarin. Secara, pas anniversary satu bulan gitu, tapi apalah daya. Pas tanggal itu aku cuma bisa buat coretan seperti ini :

Ups!
Well, mengingat saat-saat bahagia itu memang selalu menyenangkan. Mengingat gimana proses dari awal keluarga mamas datang untuk melamar, mengingat gimana proses mengumpulkan teman-teman untuk bisa datang ke acara resepsi, mengingat gimana kesana-kemari cari pengisi acara. Mengingat itu semua, rasanya gak pernah bosan untuk lihat foto-fotonya (lagi-lagi foto, memang dasar narsis sih haha).
Ooo

Terimakasih untuk semua teman yang sudah hadir kemarin. Juga pengisi acara yang aku merasa amazed banget karena mereka mau hadir.  Gak semuanya bisa diposting karena keterbatasan ruang disini, tapi intinya aku sangat berterimakasih.

Pertama, untuk MC, kak Sujarwo. Walaupun aku gak bisa lihat gimana awalnya dia nge-MC (aku masih dipingit di kamar), tapi suaranya masih tetep kedengeran. Gak pernah kebayang sebelumnya mau di-MC-in sama orang yang sangat berbakat sepertinya. Pulangnya gak bisa bawain apa-apa karena aku pun masih di ‘kursi kebesaran’, dan untuk mendelegasikan orang buat bawain sesuatu pun kondisinya masih ramai. Thank you so much deh, Kak Jarwo. Semoga Allah selalu melimpahkan rezeki untukmu...

Terimakasih kak Jarwo, perfecto!

Kedua, untuk tim nasyid Uswah Voice yang sudah jauh-jauh datang dari Palembang. Beneran pengorbanan banget lah mereka, karena baru sampai Lampung tuh jam 1 malam, dan itu kelewatan pula. Trus, gak ada mobil untuk jemput karena sudah larut malam, alhamdulillah masih ada motor. Tapi, sayang banget kok gak ada foto bareng kami ya? Apakah terlewat atau pakai kamera siapa gitu waktu itu? Sudah ngubek-ngubek 3 folder foto acara kemarin, tapi gak ketemu juga. Tak apalah, yang penting masih ada foto pas mereka lagi di panggung. Paling berkesan tuh pas mereka bawain lagu pesenanku (Tulus- Teman Hidup, Joy Tobing- Semua Karena Cinta, dan The Fikr- Wanita Sholehah). Thank you so much pokoknya. Jangan kapok kalo diundang ke Lampung lagi, hehe.

Nuhun yak, kang indra dkk.. :D
Ketiga, untuk teman-teman yang masih jauh juga, dari Banyuasin. Berasa amazed banget karena mereka serombongan naik kereta dari Palembang. Niatnya sih sekalian jalan-jalan makanya rame, wkwkwk. Tapi, lebih surprisenya lagi mereka manggung juga! Jadi gantian deh sama tim Uswah Voice itu. Penampilannya kece, secara masih muda dan masih semangat.

Masih unyu2 banget kan? :D

Mb Titin (gendong anak), surprise dia masuk dateng :D
Perwakilan teman2ku yang sudah gak banyak lagi
Oke, segitu dulu pamer fotonya. Besok disambung lagi tentang orang-orang di balik layar. Siapakah mereka? Tunggu postingan berikutnya ya.. See you next time :-*

07 September 2015

Tapis Karnaval 2015

Lampung kembali mengadakan acara tahunan di bulan Agustus. Festival Krakatau. Acara yang diadakan untuk mengenang meletusnya gunung Krakatau lebih dari satu abad lalu. Acaranya memang banyak dan dirangkai secara seru, tapi lagi-lagi aku gak bisa ikutan dari awal. Alasannya masih klise, kebanyakan susah di waktu karena sebagian besar acara diadakan di hari Sabtu yang notabene aku masih kerja –walaupun hanya setengah hari.

Tapi, bersyukur banget masih punya kesempatan untuk dapet acara puncaknya, yaitu Tapis Carnaval. Acara penutup yang kalau aku lihat di TKP, menarik perhatian banyak sekali warga masyarakat Lampung dan mungkin saja ada masyarakat dari luar Lampung.

Namanya memang Tapis Carnaval, tapi yang tampil bukan hanya tapis saja, tapi juga berbagai adat dari perwakilan daerah di luar Lampung. Yuk mari kita cek :D
Tahun ini aku tunggu di Bundaran Gajah aja :)
 Tugu Gajah. Ini salah satu spot tempat berkumpul warga yang ingin menyaksikan karnaval. Beberapa spot lagi yang biasanya jadi tempat menunggu adalah Bundaran Masjid Al Furqon, biasanya disana juga ada penampilan tari-tari dari rombongan yang karnaval.

Next, cek foto-fotonya aja ya..
Drumband yang mengawali rombongan, mantab!!
Tuh kan, bukan hanya Tapis saja, dari daerah Jawa pun ada :)
Dari daerah Gunung Kidul nih || topengnya lucu!
Nah ini Tupping dari Lampung. Melambangkan patriotisme dalam masyarakatnya

Cantik-cantik yaaaa...
Mekhanai = bujang (Lampung)
Narsis, xixixi

Sama my Hubby, masih sempet aja di sela waktu tampil, hehe
Yah, intinya sih mari kita jaga budaya bangsa kita sendiri. Dan.. pesan sponsor, visit Lampung yuk!! :D

05 September 2015

Wedding Dress ^_^

Alhamdulillah..

Alhamdulillah, rasanya gak mau berhenti berucap syukur. Alhamdulillah tanggal 15 Agustus yang lalu, aku resmi jadi seorang istri. Yeeeeyyy!! :D

Bener sih kata temen, rasanya tuh gak mau berhenti untuk mengingat masa-masa menuju acara sakral itu. Mulai dari pertama kalinya kedua keluarga saling bertemu untuk mengutarakan niat baik, sampai akhirnya sah menjadi satu keluarga besar.

Memang agak telat sih posting ini, maklum lah ya, keadaan belum memungkinkan untuk menulis cerita. Tapi kalau gak cerita, rasanya gimana gitu :P maklum lagi, waktu untuk menulis benar-benar harus dicari yang pas. Rasanya kok waktu cepat sekali berlalu. Pagi, eh sudah ketemu sore lagi. Dan, yang terpenting adalah foto-foto saat acara baru jadi sekitar 10 hari setelah acara.

Well, di postingan terakhir kemarin, aku mau cerita tentang gaun pengantin ya. Baiklah, begini ceritanya...

Sudah lama sekali aku suka corat coret mendesain sesuatu, entah itu denah rumah, baju, bentuk bangunan, dan lain-lain. Nah, untuk gaun pengantin ini, aku memang sudah lama juga desainnya. Sekedar coretan sih, karena kalau lihat gaun di pasaran, kayaknya belum nemu yang cocok (pada waktu aku mau desain itu). Sebenernya pun waktu desain gaun itu, aku belum tau kapan mau nikahnya haha.  Tapi, kata seorang ustad, kalau punya niatan itu ya memang harus disiapkan. Nah, salah satunya ini :D

Coretanku jadi seperti ini

Membayangkannya sih bakalan bagus, hehe

Di pinggir-pinggir gaun itu bordiran, lapisan dalam dari bahan satin, dan lapisan luarnya dari bahan tile, yah bahan-bahan yang umum digunakan untuk membuat gaun lah.

Untuk warna, aku pilih putih karena acaranya kan sakral dan mengandung arti kesucian. Trus, untuk desain pinggang itu, dalam bayanganku adalah pita ukuran besar yang agak kaku (entah pakai bahan apa), dan dijahit sedemikian rupa hingga penampakannya seperti yang ada dalam gambar.

But, ternyata setelah gaun tuh jadi... jeng jeng! Sedikit gak sesuai dengan desain, terutama di bagian pinggang. Kalau sudah dipakai sih, bagus bagus aja (apalagi yang pakai orangnya cantik wkwkwk). Karena tuh pinggang kurang sreg, maka aku modif pakai bros dari bahan satin yang ukuran dan warnanya pas banget. Okelah.. jadinya seperti ini
Gak keliatan banget ya..

Ternyata gak ada foto yang spesifik hehe. Yah, gak terlalu mengecewakan lah..

Oh iya, adat di tempat tinggalku, kalau acara hajatan seperti ini bakalan sampai malam. So, gaun juga menyesuaikan lah ya (bisa ganti 3-4 kali gitu). Tapi aku milih ringkesnya aja, gak ganti terlalu banyak, karena pertimbangan ribet kudu ngerias dll, maka aku minta untuk ganti 3 kali aja.

Pertama, pas akad nikah. Gaunnya ya yang putih itu. Trus ganti siang sekalian ishoma. Untuk siang, pakai pakaian adat Jawa (karena aku memang keturunan Jawa). Lagi-lagi minta pakai jilbab yang bisa mengulur agak panjang, pokoknya gak mau dililit-lilit ke leher. kayaknya susah gerak gitu, hehe. So, jadinya seperti ini.

Kayak bukan aku ya, hehe
Nah, untuk gaun sore ke malam, aku pakai gaun yang spesial banget dikasih sama temen sesama penulis, mbak Elia Noviyanti. Gaunnya pas banget. Warnanya yang ungu bisa dipadu-padankan sama warna pink yang memang sudah dikonsep dari awal. Kalau ada yang berminat, sok atuh langsung ke TKP disini. Gaun-gaunnya syar'i, jahitannya juga rapi banget. Cucccooookkk pokoknya :D Makasih banget ya mbak Eliaaaaaa... :-*

Yang make overnya juga bisaan aja pake bunga-bunga di atas kepala itu :D
Yang gaya cuma yang cewek wkwkwk
Okelah, segitu dulu ya postingannya. Besok kita sambung lagi. See you next time :-*