Halaman

12 September 2019

5 Hal Setelah Lamaran Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Pernikahan Terbaikmu

Dulu ketika saya masih gadis tapi sudah berumur lebih dari 25 tahun (baca : sudah hampir dibilang perempuan kadaluwarsa, ck!), saya sering bertanya sendiri. Bagaimana rasanya dilamar? Haha. Mungkin sebagian perempuan yang sudah menginjak umur lebih dari 25 tahun akan sering ditanya kapan nikah. Jangan salah, telinga ini sudah saya kasih baja tebal tak kasat mata saking gak ingin perkataan orang merusak mood saya waktu itu.


Tapi pas beneran sudah dilamar (pada akhirnya ya, hehe), eh malah makin banyak pertanyaan dalam hati. Abis dilamar harus nyiapin apa lagi nih untuk nikahan? Acaranya mau gimana? Dimana?  Mau ngundang berapa orang? Konsep acaranya gimana? Duh, rasanya kok malah lebih deg-degan daripada pas lamarannya, haha.

Nah, saya mulai mikir dari mana dulu nih saya harus mulai? Ingatlah saya pada kata-kata legendaris di setiap lembar ujian dari jaman SD dulu. Kerjakan dari soal yang termudah dulu. Jadi, saya mulai dengan hal paling kecil. Oh iya ini juga bisa jadi catatan untuk kamu yang barusan dilamar atau yang sedang menanti lamaran dari sang pujaan hati.

1. Konsep Pernikahan
Menentukan konsep pernikahan memang gampang-gampang susah. Juga, sebenarnya ini tergantung individu masing-masing. Mungkin ada yang berprinsip terserah aja yang penting sah. Itu gak masalah juga. Tapi pasti ada juga sebagian orang yang ingin momen bahagia dan sakral ini punya satu konsep tersendiri. Bisa konsep minimalis, modern, pesta kebun, dan lain-lain.

Kalau saya ini termasuk orang yang sebenarnya pengen sesederhana mungkin biar gak ribet, tapi juga sesuai dengan bayangan saya dari segi konsepnya. Ceritanya, saya kan suka warna pink, jadi saya pengen di pernikahan saya waktu itu didominasi oleh warna favorit saya itu. Bahasa kerennya ‘Pink Wedding’, hehe. Untuk konsep dasarnya saya pakai standar yang umum di tempat saya tinggal aja. Akad dan resepsi di hari yang sama, dan biasanya dari pagi sampai malam. Itu yang umum ada di tempat saya tinggal waktu itu.

2. Acara
Setelah konsep pernikahan sudah dibuat, maka selanjutnya adalah menentukan bagaimana acara pernikahan akan dibuat. Apakah akan ada acara adat terlebih dahulu? Atau langsung ke akad nikah atau pemberkatan? Lalu mau diisi acara apa lagi? Nah, untuk ini biasanya kamu perlu berdiskusi dengan keluarga. Jangan sampai konsep acaranya tidak singkron antara keinginan kita dengan keinginan orang tua. Meskipun ini acara kita, tapi tetap orang tua juga turut andil.

Pengalaman saya dulu, acara saya dibuat sederhana saja. Saya punya konsep acara berurutan yaitu, akad nikah, nasihat pernikahan, lalu makan-makan seperti biasa dengan diiringi musik. Beruntung, orang tua saya pun punya konsep yang tidak jauh berbeda. Jadi tinggal jalani saja.

3. Undangan
Untuk konsep ‘pink wedding’saya, rasanya bisa saya mulai dengan hal yang satu ini. Kebetulan saya sedikit bisa desain undangan, jadi saya buat sendiri deh. Pada waktu itu, yang menjadi trending adalah konsep shabby. Jadilah saya cari banyak referensi desain undangan dengan konsep ini dan mengaplikasikannya pada undangan saya. Jadinya seperti ini.

bekasi wedding exhibition
Desain awal undangan saya
Nah, kamu juga bisa desain sendiri undangan pernikahan seperti keinginan atau sesuai konsep pernikahanmu. Kalau gak jago desain sendiri, atau gak terlalu punya banyak waktu, tinggal serahkan saja pada jasa cetak undangan yang sekarang sudah seperti jamur di musim hujan. Buanyaakk. Tinggal arahkan saja sesuai permintaanmu.

Tahu gak sih? Desain undangan yang unik dan sesuai konsepmu akan lebih membuatmu berdebar menanti tanggal pernikahan lho! Apalagi kalau sudah jadi dan kamu lihat ada namamu dan nama pujaan hatimu. Gak percaya? Buktikan sendiri ya.

4. Suvenir
Benda yang satu ini memang gak harus disiapkan, tapi kalau memang ada dana lebih atau memang ingin memberi kenang-kenangan pada para tamu, ya silakan saja. Waktu itu saya juga buat sendiri suvenir ini. Gak banyak memang, karena saya juga agak iseng-iseng aja buatnya, dan bagi saya gak terlalu penting juga sih. Saya siapkan suvenir dari kain flanel dan pita satin, berupa bros dan gantungan hape.

Ssstt, saya sudah mulai nyicil buat suvenir ini dari sebelum ada yang ngelamar lho! Hoho. Nah, buat kamu yang memang ingin ada suvenir juga, bisa sesuaikan dengan budget yang kamu punya. Sekarang juga bertebaran suvenir lucu dan unik dengan harga yang gak menguras kantong. Sebaiknya, pilih suvenir yang memang bisa digunakan dan bermanfaat. Misalnya mangkuk kecil, gelas, sendok, pena, dan lain-lain.

5. Tempat
Nah, ini salah satu bagian penting untuk acara pernikahan. Menentukan tempat acara. Pada umumnya, acara akad nikah dan resepsi memang di rumah mempelai wanita ya. Saya juga seperti itu. Saya yang tinggal di daerah yang  masih luas tanah sekitarnya, bisa dengan leluasa menggelar acara pernikahan. Tinggal pasang tenda dan kursi, serta perlengkapan lain seperti panggung dan pelaminan.

Tapi bagaimana kalau baik di rumah mempelai wanita maupun mempelai pria tidak cukup ruang untuk menggelar acara pernikahan? Atau pihak keluarga tidak ingin ambil pusing dengan mengurus ini itu yang pastinya sedikit banyak melelahkan? Ya nikah di gedung dong!

Ini bukan perkara gaya-gayaan atau ingin terlihat lebih wah ya, tapi kembali kepada kebutuhan masing-masing. Di tempat tinggal saya sendiri, Lampung, kini sudah banyak gedung yang disewakan untuk acara besar seperti ini. Bagaimana di kota lain? Tentu banyak juga dong. Nah, untuk kamu yang tinggal di Bekasi, saya punya informasi gedung apa yang representatif untuk acara pernikahan kamu.

Grand Galaxy Exhibition Hall (GGHC)

Gedung ini merupakan convention hall terbesar dan termewah di Bekasi. Dengan desain arsitektur yang unik, pernikahan kamu yang sudah dikonsep matang bakal jadi lebih lengkap dengan tempat ini. Gedung yang mampu menampung hingga 2.500 orang ini bisa dibagi menjadi 3 mini hall sesuai dengan kebutuhan. 

Grand Galaxy Convention Hall


Untuk fasilitas, jangan khawatir. Gedung yang berada di bawah naungan Jakarta Event Enterprise (JEE) ini menawarkan 6 keunggulan. Simak deh.

1. Harga terjangkau
Meski GGCH ini merupakah hall termewah di Bekasi, tapi harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan bisa disesuaikan dengan budget kamu. 

2. Kapasitas besar
Seperti yang sudah disinggung tadi, gedung ini berkapasitas hingga 2.500 orang. Jadi gak khawatir tamu-tamu akan kepanasan karena desak-desakan ya.

Grand Galaxy Convention Hall

3. Strategis
Berlokasi di Grand Galaxy Boulevard No. 1, Bekasi (Grand Galaxy City), GGCH ini diapit oleh berbagai kemudahan akses tol seperti tol dalam kota, JORR, dan becak kayu.

4. Fleksibel
GGCH punya banyak paket yang bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Jadi gak khawatir harganya bakal saklek dan gak sesuai dengan rencana.

5. Praktis
Ini nih yang paling dicari. Kamu sudah gak usah pusing lagi untuk cari wedding organizer karena disini semua kebutuhan mendasar seperti itu sudah ditangani oleh JEE.

6. Helpful
Siapa yang gak terbantu coba kalau tim dari JEE di GGCH ini akan mengiring dan membantu acara dari mulai persiapan hingga selesai acara?

Hayo, sudah mulai ada gambaran kan? Nah, biar lebih jelas lagi, kamu bisa datang di acara 7th Bekasi Wedding Exhibition mulai besok nih.


7th Bekasi Wedding Exhibiton

Acara ini merupakan pameran pernikahan terbesar dan terlengkap di Bekasi. Untuk kamu nih yang sedang mempersiapkan pernikahan, sedang cari vendor, katering, dekorasi dan lain-lain, arahkan tujuan kamu kesini aja. Catat tanggalnya ya! 13-15 September 2019 di Grand Galaxy Convention Hall. Acaranya dimulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 21.00 malam.

Harga tiketnya juga murah banget, hanya Rp 15.000,- dan bisa didapatkan di beberapa outlet online seperti Tokopedia, Loket, dll. 

7th Bekasi Wedding Exhibiton

Tunggu apalagi? Let's go there tomorrow ya!

Baca juga : Wedding Dress

2 komentar:

Farah Salsabila mengatakan...

Bener juga ya, makasih ya infonya mba. Maklum belum pernah punya pengalaman jadi gatau hihi

Laela Awalia mengatakan...

iya mba Farah.. terimakasih kembali :)