Halaman

24 November 2018

Day #5, Ada Berapa Media Sosialmu?

Siapa yang tidak kenal media sosial hari ini? Atau siapa yang tidak punya akun media sosial di jaman yang katanya penuh dengan teknologi? Pasti akan dibilang kudet alias kurang update kalau gak punya akun media sosial, apalagi kalau gak tahu apa dan bagaimana cara menggunakannya.

Dari dulu sampai sekarang, sebenarnya saya gak terlalu banyak pakai media sosial. Saya lebih mempertimbangkan pada kegunaan dari masing-masing media itu. Misalnya, saya pakai whassapp lebih karena praktis dan gak ribet. Selain karena memang hampir semua orang yang ada di kontak ponsel saya pakai whassapp, aplikasi ini juga gak banyak iklan. Lalu saya memilih Instagram, juga karena saya menyukai dunia fotografi.

Ada beberapa akun media sosial yang pernah dan sampai sekarang masih saya punya. Sebagian memang sudah jadi kenang-kenangan saja karena tergantikan dengan media sosial yang lebih baru dan tentunya dengan fitur yang lebih mudah dan praktis.

Friendster/FS
Ini adalah media sosial pertama yang saya punya. Saya tahu ini pun ketika saya mulai masuk kuliah. Ingat kan dulu, media sosial belum sesemarak sekarang ini. Itupun saya mengenalnya karena seorang teman yang tanya apakah saya punya FS. Saya jadi penasaran dan langsung buat akunnya beberapa jam kemudian, hehe.

Saya agak lupa bagaimana tampilan FS ini dulu, tapi saya begitu ingat warna temanya. Merah. Masih ingat juga saya bagaimana saya dan teman-teman saling berkomentar disana. Begitu ada komentar masuk, rasanya seperti punya teman baru. Sayangnya media sosial ini tidak lama bertahan dalam hidup saya. Selain karena mungkin tersaingi dengan media sosial yang baru, juga karena fiturnya yang belum sepraktis media sosial lainnya. Pada akhirnya, FS ini pun menghilang dari dunia maya.

Facebook/FB
Ini media sosial ke dua yang saya punya. Waktu itu masih baru dan lagi booming, jadi saya dan teman-teman yang tadinya asyik dengan FS, mulai beralih ke FB. Fitur FB lebih banyak tapi praktis kala itu, selain karena tampilannya juga sederhana dan lebih bisa berinteraksi dengan teman-teman lainnya. Sampai sekarang, media sosial ini masih saya pakai walaupun gak sering saya lihat.

Flickr
Selain menulis, saya juga suka fotografi. Makanya impian saya dari dulu adalah punya kamera bagus yang fiturnya canggih, hehe. Waktu saya kerja di Palembang, saya bertemu dengan seseorang yang ternyata menyukai fotografi juga. Saya belajar sedikit tentang cara pakai kamera SLR miliknya dan dia yang kasih tahu saya media sosial ini. Katanya, bisa lihat foto-foto dengan angle bagus disini. Jadi saya buat deh akun ini.

Pertama kali buat, saya gak tahu harus posting apa dan ngapain, haha. Karena saya lihat hasil foto orang-orang yang sudah mahir dari luar Indonesia, makanya saya ikuti profilnya dan sering saya komentari juga. Akhirnya saya malah berteman dan saling komentar dengan orang asing, hehe. Saya masih punya akun ini sampai sekarang, tapi sudah sangat jarang saya pakai karena lagi-lagi saya lebih memilih yang praktis dan familier dengan teman-teman saya.

Twoo
Saya punya akun ini karena disini saya bisa posting tulisan saya, semacam ada di blog juga (kalau saya gak salah ingat). Tapi karena akun ini gak familier di kalangan teman-teman saya kala itu, saya jadi merasa sendirian dan asing. Apalagi, saya juga gak begitu paham dengan fitur-fiturnya, ada yang berbayar juga waktu itu. Saya gak mau pusing dan akhirnya saya tinggalkan begitu saja, hehe.

Twitter
Walaupun media sosial ini sudah sangat familier bagi banyak pengguna, tapi saya jarang menggunakannya. Lebih tepatnya saya agak malas untuk berkicau disana. Saya menggunakan twitter hanya untuk mengambil informasi penting dan bermanfaat. Selebihnya saya gak tahu mau ngapain, jadi ya untuk punya-punya saja, hehe.

Instagram
Nah ini media sosial yang sampai sekarang masih nempel di ponsel saya. Memang amsih terbilang sangat baru untuk saya. Sepertinya akun inilah yang pelan-pelan menggantikan akun Flickr milik saya. Disini saya bisa posting hasil jepretan saya dan sering juga kenarsisan saya sendiri.

Itu beberapa akun media sosial yang pernah dan sebagian masih saya punya selain yang saya hanya buat akun saja tapi jarang aktif. Begitu banyak media sosial dengan beragam fiturnya. Sayangnya, sekarang media sosial itu banyak digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Berita-berita yang belum terbukti faktanya bisa jadi cepat sekali menyebar lewat media-media sosial itu.

Sebenarnya tergantung kita saja, mau menggunakannya dengan bijak atau tidak. Kita punya pilihan untuk mempercayai atau harus mengkroscek ulang berita yang tersebar. Menyimpan atau malah menyebarkan berita hoak yang mampir di media sosial kita. Menghapus atau malah membiarkan konten negatif yang nyasar di media sosial kita.

Bagi saya, punya beberapa akun di media sosial itu sudah cukup. Saya ambil banyak manfaat dari sana. Jadi tahu komunitas yang sehobi dengan saya lewat media sosial. Jadi tahu informasi paling hangat lewat media sosial. Jadi semangat untuk mengembangkan hobi, juga lewat media sosial.


Kalau kamu, media sosial apa yang sampai sekarang masih kamu pakai?

Tidak ada komentar: