Halaman

09 Juni 2018

Lakukan Hal Ini Untuk Lebaran Berkesan

Hanya tinggal menghitung hari menuju hari kemenangan. Tidak ada hal lain yang bisa membuatnya berkesan kecuali sungkem pada orang tua. Apalagi bagi yang tinggal jauh merantau, moment lebaran tidak akan dilewatkan dengan tidak mudik. 

Moment Lebaran
Nah, untuk yang tidak mudik karena orang tua ataupun sanak saudara tinggal berdekatan atau malah kebagian tugas untuk jaga rumah karena dekat orang tua, ada beberapa hal yang akan membuat lebaran makin berkesan. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk sanak saudara yang akan berkunjung nantinya. Apa sajakah itu? Yuk intip!

1. Merapikan rumah
Walaupun setiap hari rumah dirapihkan dan dibersihkan, tidak ada salahnya untuk lebih mempercantik rumah di hari raya. Misalnya dengan mengecat ulang dinding dan menata ulang dekorasi dan perabot. Dulu sewaktu saya masih tinggal di rumah orang tua, hal ini biasa kami lakukan menjelang lebaran. Jadi akan ada kesan baru dan suasana hati pun akan turut bahagia.

2. Menyiapkan hidangan istimewa
Hari raya Idul Fitri memang hanya sekali dalam setahun, makanya jikalau ada, lebih baik untuk menghidangkan sajian istimewa meski tidak bermewah-mewahan. Kue-kue yang digemari, atau masakan rumah khas lebaran seperti opor ayam, rendang, atau ketupat, bisa menjadi hidangan yang tepat.


3. Mengabadikan moment
Karena belum tentu sanak saudara bisa berkumpul di hari biasa, maka tidak ada salahnya untuk mengabadikan moment berkumpul itu saat lebaran nanti. Kalau di keluarga saya dan suami, ini adalah hal yang wajib dilakukan, hehe. Jadi bisa dilihat lagi tahun demi tahun akan bertambah anggota keluarganya.

Kumpul keluarga
4. Saling memberi kado
Meski bukan hal yang wajib, saling memberi kado akan lebih mengesankan saat lebaran. Tapi, jangan ajarkan anak-anak untuk meminta 'THR' pada orang yang lebih tua meskipun boleh menerima sebagai rasa terimakasih ketika diberi. Sebaliknya contohkan saling memberi jikalau ada.

5. Jangan tanyakan hal sensitif
Terkadang, moment berkumpulnya keluarga yang seharusnya menjadi moment berkesan, berubah menjadi kelabu di saat ada celetukan pertanyaan sensitif. Pertanyaan yang terdengar sepele semisal "Kapan nikah?" atau "Sudah hamil belum?" akan menjadi sangat membebani ketika orang yang ditanya tidak tahu harus menjawab apa. Paling amannya adalah cari obrolan menarik lain semisal kenangan sewaktu kecil atau rencana silaturahmi ke rumah sanak saudara.

Bagaimana? Sudah siap menyambut hari raya besok? Selamat mudik bagi yang mudik, dan selamat berapih-rapih bagi yang di rumah saja. See you next time! :-*

Tidak ada komentar: