07 Agustus 2014

Gak Mood

Kedua kalinya, aku bicara seperti ini. Untuk suatu alasan tertentu, aku tidak mood. Tidak mood ini berimbas pada semangat kerja yang akhirnya berkurang juga. Akibatnya aku tidak bisa fokus pada pekerjaan yang tengah menanti.

Rasanya seperti tertimbun tanah, pengap udara meski ruangan berpendingin. Seperti tertekan batu, pikiran bumpet tak ada yang mengalir. Agaknya memang kurang pas di awalnya. Belum mengerti mungkin, atau sebenarnya mengerti tapi belum menguasai. Dan untuk menguasai, teorinya gampang. Belajar dari e-book. Teorinya, mengalir begitu saja dari mulut ke mulut. Dari perintah ke perintah. Dari ‘harusnya begini’ ke ‘harusnya begitu’.

Gak mood menyerang kembali. Menggerogoti sisa semangat meski masih pagi. Entahlah. Apa masih pantas berada disini? Atau karena memang belum ada yang datang mengganti?

Gak kondusif. Aku sadar, lama-lama aku bisa semakin menciut disini.


2 komentar:

Akhmad Baiquni mengatakan...

bahaya itu.tunggu sampe berlalu. sabar.

lia mengatakan...

harusnya sih memang seperti itu. tapi faktor luar juga ternyata sempet mempengaruhi