Halaman

24 Juli 2014

Bukber #3

Ini buka puasa edisi ke tiga

Wow, sudah kayak sinetron aja ya :D tapi benar, ini ke tiga kalinya buka puasa bersama antar karyawan di hotel tempat ku bekerja. Tapi kali ini berbeda dengan dua momen buka puasa kemarin. Kali ini buka puasa bareng anak panti asuhan sekitar hotel.

Melihat anak-anak, aku jadi teringat sekitar tiga tahun lalu aku di Palembang. Disana aku pernah bersama mereka walaupun hanya seminggu sekali. Berbagi ilmu, mengajari mereka membaca alif ba ta, tertawa bersama, makan bersama. Setidaknya aku bisa merasakan sepenggal hidup mereka walaupun tak pernah bisa benar-benar tahu bagaimana perasaan mereka tinggal di panti asuhan tanpa orang tua kandung. Setidaknya, aku bisa bersyukur bahwa aku masih punya orang tua lengkap. Bahwa aku masih bisa hidup di rumah yang layak. Bahwa aku masih bisa makan dengan lahap.

Melihat anak-anak itu tertawa, rasanya bahagia. Bahwa sebenarnya, bahagia itu letaknya di hati. Letaknya pada apa-apa yang kita syukuri. Letaknya pada apa yang sudah kita beri, bukan pada seberapa banyak yang kita miliki. Itulah kenapa infak, shodaqoh, zakat itu bisa menentramkan hati. Karena hakikatnya, harta yang kita miliki bukan sepenuhnya milik kita.

ooo

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”  Q.S Ar-Rahman : 13.

malu-malu mau mulai makannya :D

weww...  si ustadz cilik -peci putih- gak mau difoto
#ngajinya bagus banget lho!

senyuuuummm :)

Alhamdulillah ya dapet sarung baru :D
Dan... di akhir sesi, kita sempet-sempetin mejeng hehe...

Cantik-cantik, tapi sayangnya blur :(

Alhamdulillah kenyang :D

1 komentar:

Anonim mengatakan...

sedih teringat waktu kecil saat kami harus di tinggal sang bapak..hehe