25 Januari 2013

Ketika Merasa Sepi dan Sendiri

Ketika Anda merasa murung, tahukah Anda bahwa Anda dapat mengubahnya dalam
seketika? Pasang musik yang indah, atau mulai menyanyi—ini akan mengubah emosi
Anda. Atau pikirkan sesuatu yang indah. Pikirkan seorang bayi atau seseorang yang
sungguh-sungguh Anda cintai, dan tinggallah di situ. Sungguh-sungguh pertahankan
pikiran itu di benak Anda. Halangi semua pikiran lain kecuali pikiran itu. Saya jamin
Anda akan mulai merasa baik.

Apa yang sungguh-sungguh Anda inginkan? Duduk dan tulislah pada secarik kertas.
Tulisan dalam kalimat kala kini. Anda bisa memulai dengan menulis, “Saat ini saya
begitu bahagia dan bersyukur bahwa….” Kemudian jelaskan apa yang Anda
inginkan dalam hidup, dalam setiap bidang kehidupan.

Langkah kedua adalah percaya. Percaya bahwa apa yang Anda minta sudah menjadi
milik Anda. Miliki apa yang saya sebut sebagai iman yang teguh. Percaya pada apa
yang tidak kasatmata.

Langkah ketiga, lagkah terakhir di dalam proses, adalah menerima. Mulailah merasa
senang tentangnya. Rasakan seperti apa yang akan Anda rasakan ketika keinginan itu
tiba. Rasakan sekarang juga.

OOO

Versiku:

Ketika anda merasa sepi dan sendiri, tahukah anda bahwa itu hanyalah sebuah perasaan paling melankolis yang ada dalam hati anda. Ketika anda merasa terabaikan dan tak menjadi bagian dari orang-orang di sekeliling anda, tahukah anda bahwa itu hanyalah perasaan paling pesimis yang anda punya. Mungkin anda belum sadar, bahwa esok, ketika mati pun, anda akan sendirian di dalam tanah. Siapa yang mau menemani tidur panjang anda kecuali amal-amal anda yang sedikit itu?

Maka, ketika anda merasa sepi dan sendiri, nikmati saja kesendirian itu. Hayati sebagai proses pendewasaan yang akan membuat anda bisa melihat segala hal lebih dekat. Bahwa anda tak harus bergantung pada orang lain untuk meramaikan suasana hati anda. Bahwa anda tak harus mengiba untuk ikut serta menjadi bagian dari orang-orang di sekeliling anda agar anda merasa ‘ada’.

Yang perlu anda lakukan adalah memahami bagaimana orang-orang di sekeliling anda bersikap pada anda. Jadilah teman yang baik bagi mereka, apapun keadaannya. Bagaimanapun tanggapannya. Ketika anda melakukan hal paling baik pada orang-orang di sekliling anda, maka anda akan dihinggapi perasaan bahagia yang anda pun tak mengerti bagaimana perasaan bahagia itu bisa sampai dalam hati anda. Lalu berdoalah.
Mintalah pada Dzat yang menciptakan anda, sesuatu yang tak bisa diduga oleh orang-orang d sekeliling anda. Mintalah agar anda menjadi teman yang baik bagi mereka, maka Dzat yang menciptakan anda akan memberikan anda orang-orang yang akan menjadi teman baik bagi anda.

Ketika itu sudah anda lakukan, maka tersenyumlah. Katakan pada diri anda, bahwa anda adalah orang yang kuat. Anda adalah orang yang tak bergantung pada orang-orang di sekeliling anda untuk menjadi bahagia atau menjadi sedih. Anda adalah pribadi yang apa adanya, yang menjalani segala proses kehidupan dengan suatu penghayatan lebih. Menerima apa yang terjadi pada anda, menikmati, menghayati, dan mensyukurinya. Bahwa apapun yang terjadi pada anda, itulah yang terbaik untuk anda.

: ketika merasa sepi dan sendiri

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Bagus

Faedal Mazis mengatakan...

Artikel ini bermanfaat dan bisa memotivasi sy.Thanks

Anonim mengatakan...

Thanks

lia mengatakan...

terimakasih semua sudah mampir disini. selamat menikmati fase pendewasaan :)