Halaman

08 Januari 2010

AKU BENAR-BENAR (TELAH) MATI

aku benar-benar mati hari ini
maka taburkanlah kamboja putih disini
payungi dengan mendung hitam
serta selendang panjang
bacakan ayat-ayat pengantar ke pekuburan

sudahlah
lupakan tentang tawa bahagia
janji setia, atau rasa yang pernah ada

lupakan semua
lalu abadikan namaku di nisan sederhana
tak perlu ada ukiran bunga
apalagi pagar berupa warna
nanti pun nisanku akan dilupa
hanya debu yang masih setia

air mata?
jangan pernah ada air mata
sebab ini bukan duka yang pertama
bukankah aku telah berulang kali terbunuh jua?
untuk apa air mata?
hapus saja!

Tidak ada komentar: