28 Januari 2009

PAGI YANG TAK BIASA

ini pagi yang tak biasa
sebab ia tak bercerita tentang tawa
juga segudang canda
serta sekeranjang bahagia

ini pagi yang tak biasa
sebab ia mengajakku serta
melihat hari yang tak pernah akan dilupa
olehku
juga para saudara

ini pagi yang tak biasa
sebab di pagar halaman depan
bendera kuning dilambai angin
kenanga-kenanga disusun untai

ini pagi yang tak biasa
sebab aroma duka menghambur jiwa
ratap dan doa, entah yang mana
penuh. Sepenuh hampa yang tiba-tiba

sunyi
menjadi sepi
sendiri
jadi abadi


Natar, 13 Januari 2009

2 komentar:

ira mengatakan...

terbit juga....

PEMASAK SAJAK mengatakan...

jika pagi itu bagimu tak biasa, (mungkin) ada yang sedang tertanam dan tumbuh sebagai air mata. Sip!