Halaman

15 September 2008

SENJA UNTUK SAHABAT

SENJA UNTUK SAHABAT

Kulukis senja di hadapanku sore ini
Kubingkai keempat sisinya dengan dahan-dahan nyiur yang tadi aku buat
Kemudian kulapis depannya dengan kaca perak
dari sisa cahaya mentari yang memantul di tengah pantai
Lalu, kubungkus lukisan itu dengan kertas sore
bergambar awan yang berarak di ujung barat
Sambil bernyanyi, kan kusuruh burung belibis
Untuk mengantarkan hasil kreasiku ini padamu
: hanya padamu, seorang yang teramat istimewa di hatiku

Kau tahu?
Dalam waktu tiga puluh menit, belibis utusanku kembali
kehadapanku
Di paruhnya terselip selembar kartu merah jambu
Pasti darimu!
“Terimakasih telah kau kirimkan segores pesona keindahan
Tapi, kenapa kau kirimkan senja merah ini?
Bukan fajar cerah dengan senyum sang surya?”

Ah! Kan kuutus kembali burung belibis tadi
untuk menjawab pertanyaanmu

Kau tahu?
Aku ingin kita tidak akan lupa bahwa senja pasti tiba
Dan,
Karena senja ini begitu indah…

1 komentar:

Anonim mengatakan...

puisinya bagus. mengharukan