19 September 2008

hujan...


Catatan kecil...

Pernahkah kalian melihat hujan? Terinspirasikah kalian oleh titik-titik air yang jatuh itu? Aku ya! Suatu kali di sore hari, di dalam bus yang akan mengantarku pulang setelah seharian menjelajah sebagian kecil dunia.

--- aku menyukai hujan sore ini. Seolah telah sekian lamanya aku tak menjumpai titik-titik air yang jatuh. Titik-titik air yang perlahan mengaliri jendela kaca. Menciptakan suatu rasa bahagia, ceria...
Dan, titik-titik air yang jatuh lewat ujung-ujung daun dan atap-atap rumah itu bagai peri-peri yang menari di mataku. Peri-peri dengan sejuta tawa, mengepak sayap lincah, bernyanyi lirik nyaring. Peri yang mengantarkan keceriaan dan kebahagiaan pada manusia-manusia di atas bumi ---

Ada yang bilang bahwa salah satu waktu dimana doa-doa kita mudah dikabulkan adalah waktu hujan, jadi, kenapa tidak meminta apapun yang baik-baik pada waktu hujan? Untuk kita, keluarga, saudara, teman dan orang-orang yang kita sayangi...


End note:
Untukmu, mbak Indah -- Anisah --

2 komentar:

Anonim mengatakan...

weiss... luar biasa memang ibu kita yang satu ini!!

cuma karna ngeliat hujan, orang gila atau daun kering aja bisa menghasilkan sebuah tulisan yang ehm...

boleh tuh artikel pendeknya...

Akhmad Baiquni mengatakan...

Biasanya melankolis (anak tengah)